Dorong Brand Lokal, PSSI Gandeng Erspo sebagai Jersey Resmi Timnas Indonesia

AKURAT.CO, PSSI baru saja memperkenalkan apparel resmi yang baru untuk Timnas Indonesia. PSSI kini resmi menggandeng apparel lokal, Erspo, untuk perlengkapan Timnas Indonesia.
Erspo sendiri merupakan merek produk olahraga dari Erigo. Sebagai informasi, Erigo memenangi bidding apparel Timnas Indonesia yang dilakukan pada akhir tahun 2023.
Pengumuman kerjasama ini pun dihadiri langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan juga CEO Erigo sekaligus Founder Erspo, Muhammad Sadad, di Jakarta, Senin (22/1).
Baca Juga: Erick Thohir Puas Hasil Timnas Indonesia Jungkalkan Vietnam, Bonus Mengalir Deras
Erick Thohir mengatakan bahwa kerjasama ini bakal berlangsung selama dua tahun dengan nilai kontrak sebesar Rp16,5 miliar.
“Ini era baru, golden era, kita coba mendorong brand-brand lokal yang banyak didorong generasi muda menjadi ekosistem yang saling menguntungkan dengan sepakbola Indonesia,” ucap Erick Thohir.
Menurut Erick, jalinan kerjasama ini terjadi secara transparan lewat tender terbuka.
“Prosesnya ini juga sangat transparan. yang kita lihat memang, bagaimana proses tender ini hampir diikuti 20 brand. Ini pertama kali, karena memang kita dorong PSSI bukan hanya untuk meningkatkan value PSSI dan sponsor, tetapi juga transparansi," kata Erick Thohir.
Baca Juga: Erick Thohir Ingatkan Netizen tak Gunakan Ungkapan Kasar Kritik Pemain Timnas Indonesia
Sementara itu, Muhammad Sadad berterima kasih atas kepercayaan PSSI kepada Erspo. Ia akan menjaga kepercayaan ini selama dua tahun ke depan.
"Jadi official hari ini kita akan memperkenalkan brand baru yang namanya Erspo, identity yang berbeda dari Erigo. Kita ingin serius di industri sportswear," kata Sadad.
"Mudah-mudahan ini dapat diapresiasi oleh insan pencinta bola di Indonesia. Semoga produk ini bisa menjadi hadiah di bulan Maret nanti supaya bisa menang saat lawan Vietnam (di Kualifikasi Piala Dunia 2026)."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









