Akurat
Pemprov Sumsel

Kapten Tim Kalteng Putra Desak PSSI Turun Tangan Selesaikan Masalah Tunggakan Gaji Klub

Endarti | 3 Februari 2024, 06:51 WIB
Kapten Tim Kalteng Putra Desak PSSI Turun Tangan Selesaikan Masalah Tunggakan Gaji Klub

AKURAT.CO Kapten tim Kalteng Putra, Shahar Ginanjar berharap PSSI segera turun tangan membantu permasalahan tunggakan gaji pemain yang dilakukan oleh klub dari Liga 2, Kalteng Putra.

Polemik penunggakan gaji yang dilakukan klub Kalteng Putra memang semakin memanas. Kalteng Putra dikabarkan menunggak gaji sebanyak 29 pemain dengan jumlah yang berbeda-beda.

Baca Juga: Gara-gara Kalteng Putra Lapor Polisi, Sepakbola Indonesia Terancam Sanksi FIFA

Bahkan karena tidak mendapatkan haknya para pemain Kalteng Putra kompak melakukan aksi mogok tanding saat Kalteng Putra menghadapi PSCS Cilacap di lanjutan Liga 2 27 Januari lalu.

Namun langkah berbeda dilakukan oleh manajemen Kalteng Putra. Tak terima dengan apa yang dilontarkan para pemainnya, manajemen Kalteng Putra melakukan laporan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik.

Terkait hal ini, kapten tim Kalteng Putra, Shahar Ginanjar berharap PSSI segera turun tangan. Setidaknya PSSI diharapkan bisa menjembatani permasalahan ini.

“Harapan saya supaya PSSI bisa menindak klub yang sudah menunggak gaji kami. Ini melanggar aturan,” ucap Shahar Ginanjar di Jakarta.

“Kami pemain, sebagai pelaku utama sepak bola tidak menginginkan hal ini terjadi,” jelas mantan pemain Persija Jakarta ini.

Shahar mengungkapkan, sejatinya para pemain tidak mau mengambil langkah mogok bermain. Namun semua daya dan upaya yang telah dilakukan tidak mendapat itikad baik dari manajemen tim berjuluk Isen Mulang.

“Kami juga sudah menagih hak sesuai prosedur, tetapi mereka selalu mangkir dan tidak bisa diajak berkomunikasi dengan baik dengan kami. Akhirnya kami mengambil langkah," tegas Shahar.

Memang imbas para pemain ini mogok bertanding, mereka terancam mendapat sanksi dari Komdis PSSI. Para pemain sudah dipanggil ke Komdis PSSI dan dimintai keterangannya.

Baca Juga: FIFPRO Lapor FIFA Terkait Tunggakan Gaji di Kalteng Putra

Terkait bayang-bayang mendapat hukuman dari Komdis, Shahar dan teman-teman berharap Komdis PSSI bisa bersikap adil. Sebab, apa yang dia lakukan dengan pemain Kalteng lainnya memang memiliki alasan dasar yang kuat.

“Masalah Komdis, saya berharap, PSSI melihat lebih adil, dari sudut mana pemain tidak bisa melaksanakan pertandingan. Tidak serta merta kita mogok begitu, ada tunggakan," terang Shahar.

"Semua ada alasannya. Semoga Komdis PSSI bisa menyaring apa yang pemain ceritakan. Jangan hanya menyaring dari pihak klub," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
R