Usai Kalah, Pelatih FC Porto Ngaku Mikel Arteta Menghina Keluarganya

AKURAT.CO Pelatih FC Porto, Sergio Conceicao, mengatakan bahwa pelatih Arsenal, Mikel Arteta, telah menghina keluarganya.
Tindakan tersebut diaku Conceicao dilakukan Arteta saat Arsenal berhasil menang lewat menang lewat adu penalti atas tim asal Portugal tersebut dalam pertandingan babak 16 besar Liga Champions pada dini hari tadi.
Arsenal menang 4-2 dalam adu penalti setelah agregat imbang 1-1, memastikan tempat mereka di perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2010.
Baca Juga: Walau Bulan Ramadhan, Netanyahu Kekeuh Lanjutkan Kampanye Militer di Rafah
Tensi meninggi di Emirates dan kedua manajer terlihat terlibat dalam percakapan yang panas di akhir pertandingan.
"Selama pertandingan dia (Arteta) menoleh ke bangku cadangan dan dalam bahasa Spanyol, dia menghina keluarga saya," kata Conceicao kepada wartawan, dikutip Rabu (13/3/2024).
"Pada akhirnya saya memanggil untuk menarik perhatian Arteta, karena orang yang dia hina sudah tidak lagi bersama kami," tuturnya.
Namun di sisi lain, ketika ditanya tentang insiden tersebut dalam konferensi pers pasca pertandingan, Arteta tidak memberikan komentar apapun.
Baca Juga: Hadapi Arema, Persita Tangerang Benahi Penyelesaian Akhir Demi Hindari Degradasi
Dikutip dari Akuratco, Arsenal yang menjamu FC Porto di Stadion Emirates, London, Inggris, menang melalui adu penalti. Laga harus diputuskan lewat adu penalti setelah agregat imbang 1-1 di dua leg babak 16 besar Liga Champions.
Berbekal kekalahan 0-1 di leg pertama, Arsenal membalas dengan kemenangan 1-0 di leg kedua babak 16 besar Liga Champions melalui gol Leandro Trossard. Di adu penalti, The Gunners menang dengan skor 4-2.
Baca Juga: The Body Shop Bangkrut, Terlilit Utang Hingga Rp51 Miliar!
Kiper Arsenal, David Raya, adalah pahlawan dalam kesuksesan Arsenal kali ini.
Ia berhasil menangkis tendangan pertama dan ketiga Porto. Sementara itu, para eksekutor Arsenal sukses melakukan tugasnya.
Kemenangan ini membuat Arsenal lolos untuk kali pertama ke babak perempat final Liga Champions setelah absen 14 tahun.
Seperti diketahui, terakhir kali mereka menjejakkan kaki ke jajaran delapan besar pada musim 2009-2010.
Baca Juga: Amerika Serikat Siap Kirim Paket Senjata Baru Senilai Rp4,6 Triliun untuk Bantu Ukraina
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









