Baca Juga: Shin Tae-yong: Saya tidak Bisa Jamin 100 Persen Kita Menang di 2 Pertandingan Lawan VietnamSetelah itu, Skuat Garuda bakal melakoni laga kedua melawan Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, lima hari kemudian atau tepatnya pada 26 Maret 2024.
Jelang laga yang bakal bergulir pekan depan di Jakarta, Founder Football Institute, Budi Setiawan, mengkritik tingkah laku Shin Tae Yong.
Budi mengkritik pola pikir pelatih asal Korea Selatan itu lantaran tidak yakin dengan kemampuan pasukannya untuk bisa memenangkan laga.
Hal tersebut disampaikan STY dalam sebuah video yang diunggah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di akun instagram pribadinya, Kamis (14/3/2024).
"Saya tidak bisa menjamin 100 persen timnas Indonesia bisa memenangkan dua pertandingan melawan Vietnam," kata STY dalam video tersebut.
Dia menganggap semangat PSSI dan semangat sang pelatih untuk meraih kemenangan atas Vietnam sangat jauh berbeda.
PSSI terlihat sangat aktif untuk bisa mengalahkan Vietnam di dua laga ke depan di kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Sementara STY, kalau kita lihat pernyataannya, justru tidak yakin bahwa timnas Indonesia bisa berbuat banyak," kata Budi dalam keterangan yang diterima Akurat.co.
PSSI begitu niat dalam memersiapkan pemain naturalisasi untuk memerkuat timnas Indonesia seperti, Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye dan Jay Idzes.
Bahkan, proses ambil sumpah Nathan Tjoe-A-On menjadi WNI sampai berlangsung pada malam hari.
Berbeda dengan pergerakan PSSI yang memersiapkan tim sedemikian rupa, Shin Tae Yong justru dinilai tampak malas-malasan.
Dia selalu memiliki alasan yang diungkapkan jelang pertandingan Timnas Indonesia.
"STY selalu alasan setiap kali bertanding. Kali ini alasannya adalah penerbangan yang panjang dari Eropa," kata Budi.