Mengharukan, Sven-Goran Eriksson Pimpin Legenda Liverpool kontra Legenda Ajax di Anfield

AKURAT.CO, Mantan Pelatih Tim Nasional Inggris, Sven-Goran Eriksson, mendapatkan kehormatan untuk memimpin Liverpool menghadapi Ajax Amsterdam yang berisi pemain legendaris dari kedua tim.
Stadion Anfield yang berada di Liverpool, Inggris, yang menjadi arena pertandingan penuh dengan penonton untuk laga pada Sabtu (23/3) itu. Liverpool sendiri dikapteni oleh salah satu legenda mereka, Steven Gerrard.
Liverpool yang bertindak sebagai tuan rumah memenangi pertandingan dengan skor 4-2 setelah tertinggal 0-2. Sejak sebelum laga, Sven-Goran Eriksson merasa terharu karena Liverpool adalah klub idola semasa kecilnya.
Baca Juga: Sven-Goran Eriksson Ungkap Punya Kanker, Perkirakan Sisa Hidupnya Tinggal Setahun Lagi
Keharuan itu datang karena pertandingan itu sendiri memang digelar untuk Sven-Goran Eriksson yang divonis mengalami kanker pankreas. Pelatih asal Swedia berusia 77 tahun itu diperkirakan hanya bertahan kurang dari satu tahun saja.
Mantan Pelatih Lazio, Manchester City, dan Tim Nasional Inggris itu juga berfoto bersama pemain kedua tim sebelum pertandingan. Air mata menetes dari mata Eriksson bercampur dengan perasaan merinding.
“Ini akan menjadi memori besar dalam hidup–benar-benar indah,” kata Sven-Goran Eriksson sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Saya menangis, indah sekali. Bisa duduk di bench Liverpool adalah impian seumur hidup saya dan kini itu sudah terwujud. Ini adalah hari yang indah di semua hal.”
Di bangku pelatih, Eriksson didampingi oleh salah satu legenda Liverpool lainnya, Ian Rush. Ajax mencetak gol melalui Kiki Musampa dan Derk Boerritger sementara Liverpool membalas lewat Gregory Vignal, Djibril Cisse, Nabil El Zhar, dan Fernando Torres.
Baca Juga: Fary Janjikan Sven Goran-Eriksson dan PSSI House
Sepakbola Inggris jelas sangat berkesan bagi Eriksson. Terutama karena kiprahnya sebagai pelatih tim nasional negara itu pada periode 2001-2006 dengan membawa Inggris ke Piala Dunia 2002 dan 2006.
Selepas dari Timnas Inggris bisa dikatakan menjadi momen menurunnya karier kepelatihan Eriksson. Sempat mampir ke China dalam periode booming sepakbola di negara itu pada 2013-2016, Eriksson mengakhiri kariernya di Asia Tenggara.
Ya, pada 2019-2019 Eriksson melatih Timnas Filipina dan sempat memimpin pemainnya bertanding di Piala AFF 2018 menghadapi Timnas Indonesia Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







