Sambil Nonton MotoGP, Jose Mourinho Isyaratkan Buka Peluang Kembali Latih Klub Portugal

AKURAT.CO, Pulang kampung ke Portugal sejak dipecat oleh AS Roma, Jose Mourinho tak melewatkan kesempatan untuk datang ke balapan MotoGP. Akhir pekan lalu, Mourinho, datang ke Portimao untuk menyaksikan Grand Prix Portugal 2024.
Pada kesempatan itu, Jose Mourinho datang ke garasi Aprilia yang punya pembalap tuan rumah, Miguel Oliveira. Sayangnya, Oliveira hanya bisa mengakhiri balapan di posisi kesembilan di Sirkuit Internasional Algarve, Minggu (24/3) itu.
Di sela-sela itu, sudah pasti wartawan mengikuti Jose Mourinho untuk menanyakan rencana sang pelatih setelah ia dipecat dari AS Roma pada 16 Januari lalu. Sejauh ini, Mourinho mengatakan bahwa ia masih “bebas” tanpa tawaran apapun.
Baca Juga: Pecat Jose Mourinho, AS Roma Akan Memulai Babak Baru pada Laga Akhir Pekan Ini
“Saat ini belum ada kabar, sama sekali. Saya tidak punya klub, saya bebas. Tetapi saya ingin bekerja, di musim panas saya ingin bekerja,” kata Mourinho sebagaimana dipetik dari AS.
Mumpung di Portugal, wartawan setempat juga menanyakan kemungkinan Mourinho kembali melatih di negara sendiri. Pelatih berusia 61 tahun itu juga memulai karier kepelatihannya di Portugal pada awal 2000-an bersama Benfica, Uniao de Leiria, dan Porto.
“Kembali ke Portugal? Saya tidak pernah bilang tidak, terutama untuk sepakbola,” kata Mourinho. “Hidup saya adalah sepakbola, saya bisa melatih di manapun dan itu bukan masalah.”
Eks Pelatih Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United itu juga tak melewatkan kesempatan untuk mengkritik Direktur Olahraga AS Roma yang sudah memecatnya, Tiago Pinto.
Baca Juga: Resmi, AS Roma Pecat Jose Mourinho dan Asistennya
Mourinho tampaknya masih tidak terima Roma memecatnya setelah membawa klub tersebut dua kali beruntun ke final kompetisi Eropa. Yang pertama ke final Liga Konferensi Eropa 2021-2022 dan kemudian final Liga Europa musim lalu.
“Saya tak peduli apa yang Pinto katakan. Saya tidak mau bekerja dengan dia lagi. Sebenarnya saya tidak akan menghabiskan waktu sedetik pun untuk membaca atau mendengar wawancara Pinto, sama sekali tidak menarik bagi saya,” kata Mourinho.
“Sulit dimengerti bagaimana seorang pelatih yang mencapai dua final Eropa secara beruntun dipecat. Cuma itu yang aneh.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









