PSSI di Pegang Erick Thohir Disebut Jauh Lebih Terorganisir
Leo Farhan | 26 Maret 2024, 17:04 WIB

AKURAT.CO Mantan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Raphael Maitimo, menyebut PSSI yang saat ini di bawah kepemimpinan Erick Thohir ternyata jauh lebih terorganisir dibanding era-era sebelumnya.
"Dari yang saya lihat, baca, dan dengar, PSSI kini di bawah Erick Thohir, jauh lebih terorganisir dan pengelolaannya bagus," sebut Maitimo dalam keterangan yang diterima Akurat, Selasa (26/3/2024).
"Hal itu sungguh membuat nyaman pesepak bola baru yang dinaturalisasi dan mereka merasa senang karena semua proses berjalan rapi, cepat, dan lancar. Sungguh beda dibandingkan dengan zaman saya."
Ya, Maitimo pernah menjadi gelandang serang andalan Timnas Indonesia selama kurun waktu 2012-2015. Pesepak bola kelahiran Belanda berdarah Minangkabau dan Maluku itu termasuk di antara 12 pemain asing yang di naturalisasi PSSI pada periode tersebut.
Namun, Raphael Maitimo yang kini berusia 40 tahun, menyebut bahwa proses perpindahan dirinya menjadi WNI ketika itu sangat kacau. Bahkan, di awal dirinya berkisah pernah membatalkan proses karena terlalu banyak janji yang diingkari PSSI yang saat itu diketuai Johar Arifin Husin.
"Lama sekali. Proses di mulai tahun 2010, namun baru 2012 saya baru bisa pakai kostum timnas. Dan saya tidak mendapat apapun kecuali kenyataan akhirnya bisa bermain untuk Indonesia," lanjutnya.
Karena itu, ketika membandingkan dengan proses yang dilewatinya, eks anggota Timnas Belanda U-15, U-16, dan U-17 itu dengan tegas menilai PSSI yang saat ini diketuai Erick Thohir punya pengelolaan organisasi yang jauh lebih baik.
Meski belum bisa menilai kualitas dari tujuh pemain yang telah dinaturalisasi di era Erick Thohir, namun Maitimo mendengar para pemain tersebut memiliki kualitas bagus.
"Saya harap mereka bisa berkontribusi bagi sepak bola Indonesia dan menumbuhkan persaingan antar sesama, sekaligus meningkatkan performa pemain lokal agar makin tinggi kualitasnya," tambah pemain dengan 21 caps dan mencetak 4 gol bagi Merah Putih.
Semasa aktif di Liga 1 Indonesia, Maitimo laris membela klub-klub besar, diantaranya, Bali Dewata, Mitra Kukar, Sriwijaya, Persija Jakarta, Arema Cronus, Persib Bandung, Madura United, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan terakhir di Barito Putera.
Pemilik gelar sarjana ekonomi Universitas Rotterdam itu, kini tinggal di Belanda karena harus mengurus keluarga besarnya setelah sang ayah jatuh sakit.
Walau demikian, pemain yang pernah bermain bersama Robin van Persie di klub Feyenoord, serta Wesley Sneijder dan Arjen Robben di timnas muda Belanda itu sangat ingin bisa menyumbangkan tenaga, pikiran, dan pengalaman bagi sepakbola nasional.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Raphael Maitimo, Pernah Setim dengan Van Persie dan Seorang Sarjana Ekonomi
Saat Timnas Kanada U-17 bertanding di Piala Dunia U-17 2023 lalu di Indonesia lalu, Raphael Maitimo tampak menjadi salah satu staff pelatih tim tersebut.
"Bagaimana pun Indonesia rumah saya juga. Saya ingin sekali menjadi bagian dalam membangun sepak bola Indonesia yang perjalanannya masih panjang untuk membenahi infrastruktur, fasilitas, dan manajemen," harap Maitimo.
"Apalagi saat ini, banyak posisi strategis untuk memajukan sepak bola Indonesia ditempati orang-orang yang tidak memiliki kualitas bagus. Semoga keinginan itu bisa terwujud. Siapa tahu."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








