Liga 1 Dihentikan Sementara, PT LIB Siapkan Subsidi Tambahan untuk Ganti Rugi Klub?

AKURAT.CO PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 membuka celah untuk berdiskusi dengan sejumlah klub, perihal kerugian klub, karena penghentian sementara Liga 1 2023-2024.
Diutarakan oleh Public Relation PT LIB, Sabina Katya, bahwa PT LIB bakal melakukan diskusi dan mencari solusi untuk menekan kerugian klub karena penundaan Liga 1 2023-2024.
“Pastinya, kami akan membangun diskusi dengan para pemilik klub mengenai hal itu (Kerugian klub karena penundaan Liga 1),” ucap Sabina Katya saat ditemui di GBK Arena.
“Tadi memang sudah ada omongan dengan para pemilik klub dan akan ada solusi untuk itu,” tambah Sabina.
Baca Juga: Klub Liga 2 Dikabarkan Tunggak Gaji Pemain, LIB Tegas Bakal Tahan Dana Subsidi
Memang PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi menghentikan sementara pekan 31 Liga 1 2023-2024. Penundaan tersebut diakukan selama perhelatan Piala Asia U-23 berlangsung.
Penundaan ini pun memang banyak menuai pro dan kontra. Terlebih dari klub-klub Liga 1 yang sudah tentu bakal mengalami kerugian materi.
Karena memang dengan ditundanya Liga 1 dalam jangka waktu hampir satu bulan lamanya, tentu klub-klub di Liga 1 akan menanggung beban tambahan kontrak para pemain yang sejatinya habis pada akhir April.
Tak ayal dengan penundaan ini, diharapkan adanya tambahan subsidi dari PT LIB selaku operator untuk menutup angka kerugian klub.
Disinggung akan hal ini, Sabina menilai PT LIB hingga saat ini masih mencari formula akan hal itu.
Baca Juga: Klub Liga 2 Dikabarkan Tunggak Gaji Pemain, LIB Tegas Bakal Tahan Dana Subsidi
Selain itu, PT LIB pun berupaya untuk bisa menuntaskan roda kompetisi Liga 1 pada Mei 2024 mendatang.
“Liga 1 memang kami targetkan selesai pada Mei 2024. Tapi kami masih memformulasikan dulu, dan segera kami kabari lagi untuk kelanjutan setelah penundaan ini,” tukas Sabina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









