Timnas Indonesia U-23 Sudah Lampaui Target, Bung Towel Apresiasi Semua Pihak Tak Hanya Shin Tae-yong
Endarti | 2 Mei 2024, 21:51 WIB

AKURAT.CO Pengamat sepak bola, Tommy Welly atau kerap disapa Bung Towel mengatakan Tim Nasional (timnas) Indonesia U-23 telah menorehkan prestasi luar biasa.
Bung Towel menilai keberhasilan Timnas U-23 masuk ke babak semifinal pantas mendapatkan apresiasi. Sebab, ini memang sudah berhasil melampaui target yang dicanangkan.
"Ini luar biasa, pencapaian yang sangat hebat dan patut diapresiasi," ucap Bung Towel dalam keterangan resminya yang diterima AKURAT.CO.
Towel mengatakan keberhasilan Timnas U-23 melampaui target berkat upaya dari banyak pihak. Towel menyebut peran pemain, pelatih Shin Tae-yong (STY), ofisial, klub, hingga Ketua Umum PSSI Erick Thohir di balik kesuksesan tersebut.
"Apresiasi ini kita berikan untuk semua, pemain, STY, federasi, agar semuanya proporsional. Karena di balik apa yang bisa dipimpin STY, banyak para pihak terlibat dalam keberhasilan Timnas U-23," ucap Towel.
Towel mencontohkan langkah Erick yang memberhentikan sementara Liga 1 yang merupakan bentuk dukungan penuh federasi kepada Shin Tae-yong.
Bung Towel meyakini pemusatan pelatihan Shin Tae-yong tidak akan berjalan maksimal jika roda kompetisi domestik tetap berjalan.
"Kalau Ketum PSSI (Erick Thohir) tidak ambil rem darurat 30 Maret dengan meliburkan sementara Liga 1, maka program persiapan TC akan sangat terganggu," sambung Towel.
Towel mengatakan PSSI menghadapi situasi yang tak mudah, lantaran adanya benturan kepentingan antara timnas dan klub. Selain itu, Towel juga menyoroti kegigihan Erick dalam melobi sejumlah klub Eropa agar melepas pemainnya untuk Timnas U-23.
"Situasinya pelik, tapi organisasi mengambil keputusan. Di situ ada peran dan kontribusi lain. Ada upaya Ketum lobi kepada Heerenveen untuk kembali melepas Nathan Tjoe A-Oen hingga akhir turnamen. Apresiasi ini menjadi proporsional dan sehat buat semua pihak," ucap Towel.
Oleh karena itu, Towel juga mendorong Shin Tae-yong dan ofisial timnas berterima kasih kepada para klub Liga 1 yang telah melepas para pemain. Towel mengingatkan peran klub juga tidak bisa dikesampingkan dalam membentuk timnas yang kuat.
"Makanya, saya juga mendorong ucapan terima kasih dari manajemen timnas, manajer dan STY. Bukan terima kasih saat klub melepas pemain saja, tapi juga saat lolos ke semifinal, yang artinya melampaui target delapan besar. Kita ingin mendengar itu sebagai sebuah kebaikan sepak bola," ungkap Towel.
Towel tak ingin Shin Tae-yong dan timnas sebagai menara gading. Menurut Towel, Shin Tae-yong dan timnas tetap harus memiliki hubungan dengan klub Liga 1 yang telah berkontribusi mengirimkan para pemain terbaiknya ke Qatar.
Tanpa menyampingkan peran empat pemain naturalisasi yang berperan besar dalam meningkatkan level permainan timnas, Towel menilai kontribusi pemain yang berkompetisi di Liga 1 pun tak bisa dianggap remeh.
"Ada pemain naturalisasi, tentu berkontribusi empat orang itu, tapi juga kita melihat pemain yang besar di kompetisi domestik, pemain lokal yang selama ini dihinakan dengan istilah lokal pride menunjukkan kontribusi luar biasa."
"Jadi, alangkah kita apresiasi ini, untuk semua pihak yang ikut mengambil bagian dalam kesuksesan ini," tukas Towel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









