Apa Itu Diaspora? Sering Digunakan untuk Beberapa Punggawa Timnas Sepak Bola Indonesia

AKURAT.CO Pecinta sepak bola Indonesia sudah tidak asing lagi dengan kata Diaspora sebab kerap disandangkan untuk beberapa punggawa di Skuad Garuda.
Pemain Diaspora di Timnas Indonesia yang belakangan ini mencuri perhatian seperti Elkan Baggot yang diharapkan dapat membela Skuad Garuda di laga Play-Off Olimpiade 2024 melawan Guinea.
Kerap disangka sama, ternyata Diaspora berbeda dengan Naturalisasi.
Naturalisasi sendiri bukanlah suatu hal baru bagi sepak bola, terkhusus di Indonesia.
Timnas Indonesia sudah memiliki pemain naturalisasi andalan sejak AFF 2010 seperti Cristian Gonzales, Victor Igbonefo dan beberapa pemain lainnya.
Punggawa naturalisasi baru di Timnas Indonesia yakni Jordi Amat, Sandy Walsh, Ivaer Jenner dan masih banyak lagi.
Lantas apa itu Diaspora? apa perbedaannya dengan Naturalisasi?
Pengertian Diaspora
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Diaspora memiliki pengertian masa tercerai-berainya suatu bangsa yang tersebar di berbagai penjuru dunia dan bangsa tersebut tidak memiliki negara, misalnya bangsa Yahudi sebelum negara Israel berdiri.
Di bidang olahraga, Diaspora diartikan sebagai orang yang meninggalkan tanah kelahirannya menuju negara lain untuk mencari kehidupan yang lebih baik.
Tujuan tertentu yang dimaksud bisa dalam hal karier, ekonomi, pendidikan atau lainnya.
Namun, meski sudah meninggalkan tempat kelahirannya, seseorang tidak akan melupakan dari mana dia berasal.
Jika berpedoman dengan penjelasan di atas, maka pemain seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Marselino Ferdinand merupakan pemain diaspora Indonesia di luar negeri.
Baca Juga: Statistik Irak vs Indonesia: Meski Kuasai Bola, Garuda Muda Main Kurang 'Having Fun'
Elkan Baggot juga dapat dikategorikan sebagai pemain Diasporan karena dirinya menjadi WNI dengan cara memilih, ketika usianya masih masuk dalam masa kewarganegaraan ganda terbatas.
Naturalisasi
Sementara itu, Naturalisasi secara umum dapat diartikan sebagai akuisisi kewarganegaraan dan kebangsaan oleh individu atau orang yang bukan warga negara atau kebangsaan negara tersebut ketika dilahirkan.
Jika melihat penjelasan tersebut, terdapat dua jenis kelompok dalam melakukan naturalisasi.
Baca Juga: Siapa Itu Guinea? Bagaimana Bisa Mereka ke Play-Off Olimpiade Paris Lawan Indonesia?
Sederet pemain seperti Jordi Amat, Sandy Walshm Ivar Jenner, Shayne Pattynama dan Rafael Struick merupakan pemain yang menjadi WNI dengan proses naturalisasi sebab masih memiliki darah keturunan Indonesia.
Darah keturunan yang dimiliki mereka juga dapat dibuktikan dengan dokumen.
Sementara untuk kelompok kedua, adalah pemain naturalisasi murni yang tidak memilki darah keturunan Indonesia namun sudah menetap lebih dari lima tahun di Tanah Air, mereka seperti Cristian Gonzales, Mark Klok, dan Victor Igbonefo.
Baca Juga: Irak vs Indonesia: Antiklimaks Lagi, Garuda Muda Kalah 1-2 'Kena Comeback' Singa Babilonia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








