NGERI Kepala Witan Sulamean Bocor 5 Jahitan Akibat Benturan dengan Pemain Guinea, Sang Istri Bagikan Pesan Menyentuh

AKURAT.CO Witan Sulaeman yang dipercaya menjadi kapten saat laga melawan Guinea di play-off Olimpiade Paris 2024 pada Kamis (9/5/2024) menarik perhatian publik.
Hal tersebut lantaran Witan Sulaeman yang harus menjalani laga dengan kepala dililit kain putih setelah benturan dengan punggawa Guinea.
Meme yang memperlihatkan Witan Sulaeman dengan kepala terlilit kain dan ekspresi jenaka selama pertandingan pun beredar di media sosial.
Namun usai ditelusuri, benturan di kepala yang diterima pemain dengan nomor punggung 8 itu bukanlah hal yang sepele.
Dibagikan oleh sang istri, Rismahani, diketahui bahwa Witan Sulaeman harus menerima 5 jaitan di kepala usai pertandingan akibat benturan keras yang terjadi.
Baca Juga: Pasca Kegagalan Timnas Indonesia U-23, Erick Thohir Berani Targetkan Olimpiade 2028
"Yang kalian tertawakan, kata Witan 'ini namanya perjuangan' he's not okay! it's not a joke! he's crying. Diberi tanggung jawab jadi captain, makanya dia bermain lebih dari biasanya," ujarnya dalam sebuah unggahan di media sosial Instagram, dikutip Jumat (10/5/2024).
Meski begitu, Witan Sulaeman tetap mampu menuntaskan amanah yang diterimanya sebagai kapten dan tampil dengan cukup baik hingga menit akhir pertandingan.
"Kepala sudah berdarah malah main sampai menit akhir bahkan perban sampai terlepas sendiri. Ayah berjuang terlalu keras. Ternyata ayah lebih kuat dari lawan," lanjutnya.
Rismahani juga membagikan pendapatnya mengenai kesalahan yang dilakukan oleh sang suami Witan Sulaeman yang berakibat penalti kepada Guinea.
Menurutnya hal tersebut terjadi di luar titik putih dengan kemenangan yang harusnya dapat diraih oleh skuad Garuda Muda.
"Kesalahan bukan dalam kotak penalti! Harusya Indonesia bisa menang!," tulisnya.
Tidak hanya itu, Rismahani juga memberikan kalimat manis kepada sang suami yang berjuang hingga akhir pertandingan sebagai kapten.
Baca Juga: Penalti Eks Pemain Barcelona Kubur Impian Timnas Indonesia U-23 Tampil di Olimpiade Paris
"Terima kasih perjuangannya ayah! With all due respect captain," tutupnya.
Seperti diketahui pada menit ke-27, wasit Francois Letexier memberikan hadiah penalti kepada Guinea usai Witan Sulaeman dianggap menjatuhkan salah satu pemain dari tim lawan di kotak terlarang.
Namun, dalam siaran ulang terlihat jelas bahwa pelanggaran Witan terjadi di luar kotak penalti atau bahkan dirinya tidak melakukan pelanggaran apapun.
Hadiah penalti tersebut kemudian dimaksimalkan oleh Ilaix Moriba yang membuahkan gol ke gawang Ernando Ari pada menit ke-29.
Hasil kemenangan 1-0 dari Timnas Indonesia lantas membawa Guinea mengamankan tiket mereka di Grup A Olimpiade Paris 2024 bersama tuan rumah Prancis, Amerika Serikat, dan Selandia Baru.
Baca Juga: Meskipun Kalah di Aceh dan Sumbar, Prabowo Tak Mau Tebang Pilih untuk Cerdaskan Anak-anak Bangsa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









