Manchester City Terus Fokus Bidik Gelar Liga Primer Inggris, Pep Guardiola: Pekerjaan Belum Usai

AKURAT.CO Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengatakan tidak ada perayaan setelah kemenangan 2-0 dari Tottenham Hotspur yang menempatkan diri mereka ke puncak klasemen Liga Primer Inggris pada Selasa dini hari kemarin.
Hasil tersebut membuat Manchester City berada di titik bakal peraih gelar Liga Primer Inggris keempat mereka berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Manchester City berada jauh di bawah performa terbaiknya dan berutang budi pada penyelamatan akhir yang dilakukan oleh kiper pengganti mereka Stefan Ortega.
Baca Juga: Polda Jabar Bantah Isu DPO Pembunuh Vina Cirebon Anak Polisi
Setelah akhirnya Erling Haaland mengantongi gol keduanya di pertandingan tersebut untuk memastikan kemenangan penting City melalui penalti perpanjangan waktu.
"Kami senang di ruang ganti namun mereka tahu itu belum selesai, mereka tahun ini akan sulit sulit pada hari Minggu," kata Guardiola usai unggul dua poin dari Arsenal menjelang perburuan gelar, dikutip Rabu (15/5/2024).
Baca Juga: Grace Natalie Ditunjuk Jadi Staf Khusus Presiden, Pakar: Imbal Balik dari Jokowi
"Kami harus memenangkan pertandingan untuk melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan tim lain," tambahnya.
Akhir pekan nanti City akan menjamu West Ham United di kandang mereka dengan Arsenal yang akan menjamu Everton, hanya kemenangan yang akan cukup untuk meraih gelar juara keenam dalam tujuh musim.
Baca Juga: Amerika Serikat Akui Israel Tidak Akan Bisa Mengalahkan Hamas, Kenapa?
Ketika City bersinar di bawah sinar matahari Craven Cottage saat menang telak 4-0 dari Fulham, mereka justru takluk di stadion baru Tottenham yang belum pernah mencetak gol di Liga Primer.
Guardiola mengatakan bahwa besarnya tujuan mereka bermain - menjadi tim pertama dalam sejarah Inggris yang memenangkan empat gelar secara beruntun - telah membebani anak asuhnya.
"Mereka bermain untuk menerima konsekuensi dari hasil tersebut (di babak pertama)," kata Guardiola.
Baca Juga: Tak Sesuai Ekspektasi, Meta Siap Tutup Layanan Workplace
"Ketika Anda melakukan itu, Anda akan kalah di Premier League. Anda tidak dapat tampil sesuai dengan level Anda. Mereka adalah manusia, saya mengerti tekanannya," lanjutnya.
Baca Juga: Di mana Ruben Onsu Saat Sarwendah Somasi?
Guardiola lalu menyamakan kondisinya dengan yang terjadi kepada Arsenal saat melawan Manchester United akhir pekan kemarin dengan skor akhir 0-1.
Hal yang sama, kata Guardiola, akan terjadi pada hari Minggu saat melawan West Ham.
"Kami akan merasakan tekanannya. Lihat Aston Villa beberapa musim lalu tertinggal 2-0 di 15 menit tersisa, Sergio Aguero melawan QPR, mencetak gol hingga 93 menit," tuturnya.
Baca Juga: Cara Mudah Memfilter dan Memblokir Situs Web di iPhone Anda
"Itulah mengapa kami berbicara dan mengatakan bahwa setiap orang harus rileks dan melakukan apa saja yang harus mereka lakukan, itu saja," pungkasnya.
Baca Juga: Viral Alan Walker Bagikan Nomor WhatsApp di Medsos, Netizen: Langsung Diajakin Ghibah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








