Belum Juga Dipanggil Shin Tae-yong, Segini Gaji Maarten Paes di FC Dallas Amerika

AKURAT.CO Pemain naturalisasi baru Timnas Indonesia, Maarten Paes kembali menjadi sorotan sebab belum juga dipanggil Shin Tae-yong untuk membela Skuad Garuda.
Maarten Paes kini membela klub di kasta tertinggi liga sepak bola Amerika Serikat (AS), FC Dallas sejak mendatangi kontrak pada 7 Juni 2022 lalu.
Berdasarkan catatan Transfermarket, Maarten Paes menekan kontrak berssama FC Dallas hingga 31 Desember 2025 mendatang.
Baca Juga: Catat! Ini 5 Cara Mengatasi Mata Lelah Akibat Terlalu Lama Menatap Layar Laptop
Didapuk sebagai kiper utama FC Dallas dengan statistik yang cukup bagus, Paes tercatat memiliki nilai pasar sebesar 1,2 juta euro atau sekitar Rp20,89 miliar.
Paes juga tercatat telah membela FC Dallas dalam 83 penampilan, ia berhasil membukukan 21 pertandingan tanpa kebobolan.
Berkat catatan tersebut, lantas berapa gaji Maarten Paes bersama FC Dallas?
Gaji Maarten Paes di FC Dallas
Baca Juga: Timnas Indonesia U-16 Menang 5-1 Atas PSS Sleman, Nova Arianto Semringah
Menurut catatan Asosiasi Pemain Liga Amerika Serikat (MLS), Paes menerima gaji pokok sebesar USD325 ribu atau sekitar Rp5,21 miliar per tahun.
Namun, jika dikombinasikan dengan rata-rata kompensasi terjamin, Paes dapat memperoleh gaji hingga USD397 ribu atau sekitar Rp6,37 miliar.
Baca Juga: Satoru Mochizuki Ingin Diskusi dengan Shin Tae-yong Bahas Sepakbola Putri Indonesia
Sebagai informasi, seluruh pemain MLS yang terikat kontrak per 25 April 2024 akan memperoleh gaji berdasarkan dua angka, yakni gaji pokok tahunan saat ini dan kompensasi jaminan rata-rata tahunan.
Pemain yang dinaturalisasi pada 30 April 2024 itu belum dapat memperkuat Timnas Indonesia saat menghadapi Filipina dan Irak di Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Absennya Maarten Paes diketahui akibat regulasi FIFA yang membuat PSSI harus mengurus administrasi kiper berusia 26 tahun itu ke Badan Arbitrasi Olahraga (CAS).
Baca Juga: Cara Cek Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPG Prajabatan 2024 Lewat HP dan PC, Mudah dan Cepat
"Maarten paes ini kemarin dia ada pertandingan ketika sudah usia 22 tahun. Menurut regulasi FIFA itu tidak diperbolehkan lagi pindah negara," ucap anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga dikutip Senin (25/5/2025).
Meski begitu, Arya mengungkapkan masih ada celah untuk pemain tersebut dapat membela Skuad Garuda usai menjadikannya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
"Jadi ada syaratnya kita harus punya hak untuk mengajukan ke CAS, Badan Arbitrasi Olahraga. Jadi dasarnya apa? Maarten Paes harus jadi orang Indonesia. Makanya kemarin Maarten Paes kita masukkan dan menjadi WNI," sambungnya.
Baca Juga: Kejagung dan Polri Harus Klarifikasi Isu Penguntitan JAM Pidsus
Namun, ketidak hadiran Paes tidak menyurutkan dukungan suporter Indonesia kepada sang pemain, seperti saat pertandingan FC Dallas melawan Real Salt Lake di Toyota Stadium AS.
Pada laga tersebut, para suporter tidak segan untuk mengibarkan bendera Merah-Putih di stadion untuk mendukung sang kiper.
Baca Juga: Singapura Terbuka: Berpotensi Hadapi An Se Young, Gregoria Targetkan tak Keluar 8 Besar Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







