Akurat
Pemprov Sumsel

'Ditodong' Liga oleh Pemain Timnas Indonesia Putri, PSSI: Sabar, Prosesnya Butuh Waktu

Endarti | 29 Mei 2024, 15:21 WIB
'Ditodong' Liga oleh Pemain Timnas Indonesia Putri, PSSI: Sabar, Prosesnya Butuh Waktu

AKURAT.CO, Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, merespons permintaan para pemain Timnas Indonesia Putri untuk diadakannya liga khusus putri di sepakbola Indonesia. Arya menyebut bahwa permasalahan liga putri sangat tidak mudah.

“Masalah Liga Putri enggak gampang. Karena kita enggak mau bikin liga langsung mati,’” ucap Arya Sinulingga melalui keterangan resminya.

Permintaan ini disampaikan penggawa Timnas Indonesia Putri dengan cara membentangkan sebuah spanduk selepas meraih kemenangan 5-1 melawan Singapura di laga uji coba internasional di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (28/5/24) malam.

Baca Juga: FIFA Matchday: Timnas Indonesia Putri Pesta Lima Gol Lawan Singapura di Stadion Madya

Selepas laga para pemain kompak membentak spanduk bertuliskan “Liga Putri?” Spanduk itu seakan menyindir PSSI yang hingga saat ini belum menggulirkan Liga sepakbola putri.

Arya menegaskan PSSI ingin membuat Liga Putri dengan benar-benar matang dan membutuhkan waktu. Untuk itu Arya meminta semua pihak untuk bersabar.

“Kita mau bikin liga harus betul-betul sustain bukan hanya seadanya jadi butuh waktu lama. Jadi kita siapkan untuk 2026,” kata Arya.

Baca Juga: Timnas Wanita Indonesia Pukul Telak Singapura Buat Debut Manis Satoru Mochizuki sebagai Pelatih

Namun, di sela-sela hingga tahun 2026 bukannya tidak ada kegiatan yang dilakukan PSSI untuk sepakbola putri. PSSI mengatakan akan menggelar kompetisi di daerah-daerah.

“Nanti kita siapkan kompetisi di daerah sambil mempersiapkan kompetisi,“ kata Arya.

"Makanya bertahap, Pak Erick (Thohir) begitu, bener dulu satu. Enggak semua dikerjakan, jadi satu satu dan sabar prosesnya butuh waktu."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H