Serikat Pesepakbola Ancam Lakukan Aksi jika FIFA Paksakan Piala Dunia Antar Klub 32 Tim

AKURAT.CO, Para pesepakbola mengisyaratkan bahwa mereka akan melakukan aksi demonstrasi jika penambahan jadwal pertandingan yang direncanakan mulai tahun depan tetap diberlakukan.
“Ancaman” ini ditujukan ke Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) yang berencana menggelar Piala Dunia Antar Klub dengan 32 tim mulai 2026. Padatnya jadwal dianggap sudah sampai batas yang tak bisa ditolerir oleh pesepakbola.
Pemimpin Eksekutif Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA), Maheta Molango, mengatakan bahwa ia sudah mendengar secara langsung dari para pemain mengenai sikap untuk melakukan aksi.
Baca Juga: Piala Dunia Antar Klub 32 Peserta Bahayakan Pemain, FIFA Terancam Digugat secara Hukum
“Beberapa dari mereka bilang, ‘saya tidak setuju, kita mungkin akan melakukan demonstrasi’. Beberapa yang lain bilang, ‘poinnya apa? Ya saya miliuner tetapi saya bahkan tidak punya waktu untuk menghabiskan uang,” kata Maheta Molango.
Lebih dari itu, Molango mengatakan bahwa keluhan soal kepadatan jadwal ini juga diutarakan oleh kalangan pelatih. Terutama mereka yang bekerja di Liga Primer Inggris seperti Juergen Klopp dan Pep Guardiola.
“Bahkan bukan cuma serikat (pesepakbola) yang bilang begitu, juga Juergen Klopp dan Pep Guardiola. Kami sudah sampai ke titik di mana kami tidak bisa tak mempertimbangkan semua tindakan,” kata Molango.
Sebuah studi menyebutkan bahwa sepakbola modern menuntut seorang pemain bermain lebih lama jika dibandingkan dengan satu-dua dekade silam. Terutama pemain di posisi gelandang.
Baca Juga: Pep Guardiola: Saya Merasa Pekerjaan Beres setelah Menjuarai Piala Dunia Antar Klub
Gelandang Real Madrid dan eks Borussia Dortmund, Jude Bellingham, misalnya, bermain 18.486 menit di usianya yang masih 20 tahun. Bandingkan dengan David Beckham yang bermain 3.929 menit dan Frank Lampard dengan 6.987 menit di usia yang sama.
Sebagian dari mereka bahkan mengaku tetap bermain dalam kondisi cedera. “Ini darurat–kami dalam bahaya,” kata Presiden Fifpro untuk kawasan Eropa, David Terrier.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, sudah mewacanakan keluhan ini pada kongres tahunan di Bangkok, Thailand, awal bulan ini.
Infantino menyebut bahwa FIFA memperluas Piala Dunia Antar Klub untuk meraih pendapatan yang dananya disebar ke seluruh dunia.
“FIFA menyelenggarakan sekitar satu persen pertandingan klub-klub papan atas di dunia. Sebanyak 98-99 persen pertandingan diselenggarakan oleh beberapa liga berbeda, asosiasi, konfederasi,” kata Infantino.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








