Gantikan Allegri, Juventus Tunjuk Thiago Motta sebagai Pelatih Baru dengan Kontrak 3 Tahun

AKURAT.CO Juventus telah menunjuk Thiago Motta sebagai pelatih kepala baru mereka untuk menggantikan Massimiliano Allegri yang dipecat pada 17 Mei.
Dalam sebuah pernyataan, Juventus mengatakan Thiago Motta telah menandatangi kontrak tiga tahun atau hingga 2027.
“Juventus dengan senang hati mengumumkan Thiago Motta sebagai pelatih kepala tim utama yang baru. Pelatih Italia-Brasil itu telah menandatangani perjanjian dengan klub hingga 30 Juni 2027,” kata Juventus, dikutip Kamis (13/6/2024).
Baca Juga: Lionel Messi: Inter Miami Akan Menjadi Klub Terakhir Saya
Sosok Motta telah membawa Bologona meraih tempat di Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka di musim keduanya bersama klub.
Pencapaian tersebut lantas menempatkan Motta dalam radar banyak tim top Eropa.
Pelatih berusia 41 tahun itu memikat hati para penggemar Bologna dengan gaya sepak bolanya yang berbasis penguasaan bola.
Motta menggunakan tekanan yang canggih dan membangun serangan dari belakang, setelah sempat diterima secara skeptis ketika ia menggantikan pelatih sebelumnya, Sinisa Mihajlovic pada September 2022.
Peran kepelatihan pertamanya di Genoa berakhir hanya dalam waktu dua bulan, dan dia kemudian membimbing Spezia agar bisa bertahan di Serie A dalam satu musimnya sebagai pelatih klub.
Baca Juga: Viral Video Mardiono Enggan Dicap Gagal, Mantan Ketum PPP Sindir Soal Tanggung Jawab
Di Bologna, Motta gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan pertamanya sebagai pelatih, namun membawa mereka berhasil finis di peringkat kesembilan pada musim 2022-2023.
Bologna hadir sebagai tim kejutan pada musim lalu, dengan hanya kalah enam pertandingan saat mereka finis di posisi kelima.
Baca Juga: Bersebrangan dengan Jokowi, PDIP Usung Anies Tinggal Tunggu Waktu?
Menanggapi peran barunya bersama Juventus, Motta mengungkapkan perasaan senangnya dan berambisi untuk membawa bendera klub tetap berkibar.
“Saya sangat senang memulai babak baru memimpin klub hebat seperti Juventus. Saya berterima kasih kepada pemilik dan manajemen, yang yakin dengan ambisi saya untuk menjaga bendera Juventus tetap berkibar dan menyenangkan para penggemar,” katanya.
Baca Juga: Prabowo: Kepentingan Nasional adalah Prioritas dalam Kemitraan Ekonomi dengan Negara Lain
Pelatih Italia-Brasil itu meninggalkan Bologna bulan lalu setelah memilih untuk tidak memperbarui kontraknya.
Di sisi lain, Allegri dipecat Juventus pada 17 Mei usai perilakunya sepanjang kemenangan final Coppa Italia atas Atalanta dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai oleh klub.
Allegri dikeluarkan dari lapangan menjelang akhir pertandingan karena protes kerasnya terhadap keputusan wasit.
Usai pertandingan, pria berusia 56 tahun itu bentrok dengan ofisial pertandingan, staf Juventus, dan direktur surat kabar.
Musim lalu, Juventus kembali gagal dalam upaya meraih Scudetto.
Baca Juga: Hari Ini! Berikut Cara Cek Pengumuman UTBK SNBT 2024 dan Unduh Sertifikatnya
Meski mereka menantang juara bertahan Inter Milan di awal musim, performa mereka tersendat dan 17 pertandingan liga terakhir mereka hanya menghasilkan tiga kemenangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









