Piala Eropa: Penyerang Albania Mirlind Daku Diskors 2 Laga karena Nyanyikan Yel-Yel Anti-Serbia

AKURAT.CO, Penyerang Tim Nasional Albania, Mirlind Daku, dipastikan tak bisa bermain di laga terakhir Grup B Piala Eropa 2024 melawan Spanyol. Pasalnya, Daku disanksi larangan bermain dua laga akibat yel-yel anti-Serbia dan anti-Makedonia Utara.
Sebagaimana dilaporkan The Guardian, Mirlind Daku, 26 tahun, dihukum karena ikut menyanyikan nyanyian anti-Serbia dan anti-Makedonia Utara dengan pengeras suara bersama penggemar.
Insiden itu terjadi pasca laga kedua Grup B Piala Eropa antara Albania dan Kroasia di Volparkstadion, Hamburg, Jerman, 19 Juni silam. Laga tersebut berakhir dengan skor 2-2 di mana Albania menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Piala Eropa Malam Ini: Kroasia vs Italia, Albania vs Spanyol
Mirlind Daku bernyanyi bersama suporter di salah satu tribun belakang gawang Volparkstadion. Komite Disiplin UEFA menyebut tindakan penyerang klub Rusia, Rubin Kazan, itu telah merusak reputasi sepakbola.
“Mirlind Daku gagal mematuhi kode prinsip umum, karena melanggar aturan dasar kelayakan berperilaku, dengan menggunakan acara olahraga untuk menunjukkan sikap non-olahraga dan membawa olahraga sepakbola ke dalam keburukan,” kata UEFA.
Selain tak bisa bermain melawan Spanyol di Stadion Merkur Spiel-Arena, Dusseldorf, Jerman, Senin (26/4) atau Selasa dini hari WIB, Daku juga dilarang tampil di babak 16 besar Piala Eropa jika Albania lolos.
Baca Juga: Piala Eropa Grup B: Persaingan 'Neraka Italia, Spanyol, Kroasia, dan Kuda Hitam Albania
Mirlind Daku sejatinya adalah pesepakbola kelahiran Kosovo pada 1 Januari 1998. Sampai 2021 ia masih bermain untuk Kosovo sebelum memilih Albania pada Juni 2023.
Fakta bahwa Mirlind Daku lahir di Kosovo menjadi alasan masuk akal atas tindakannya yang ikut menyanyikan yel-yel anti-Serbia dan anti-Makedonia Utara di Hamburg pekan lalu.
Tak lain karena Kosovo punya sejarah konflik dengan Serbia dan Makedonia Utara di kawasan Balkan. Kosovo sendiri merdeka sebagai negara dan masuk ke PBB pada 1999 dan konflik dengan Serbia diselesaikan pada April 2013.
Selain Daku, Timnas Albania juga didenda atas tiga tindakan pelanggaran suporter, yakni menyalakan suar, suporter masuk ke lapangan, dan yel-yel tak pantas.
Adapun Kroasia juga mendapatkan hukuman atas dua pelanggaran suporternya, yakni karena menyalakan suar dan melemparkannya ke lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








