Piala Eropa: Jude Bellingham Disanksi karena Selebrasi, namun Diizinkan Tampil Lawan Swiss

AKURAT.CO, Pemain andalan Tim Nasional Inggris, Jude Bellingham, dinyatakan bersalah atas selebrasi gol yang dicetaknya ke gawang Slovakia di babak 16 besar Piala Eropa 2024, Minggu (30/6).
Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) menghukum Jude Bellingham dengan denda sebesar 30 ribu Euro (sekitar Rp528,52 juta) dan larangan bermain satu laga. Namun demikian, sanksi larangan tidak diterapkan secara langsung di Piala Eropa.
The Guardian menulis bahwa UEFA menerapkan sanksi larangan bermain untuk Jude Bellingham dalam masa percobaan satu tahun. Artinya, jika gelandang Real Madrid itu mengulangi perilakunya, sanksi larangan tampil otomatis berlaku.
Baca Juga: Piala Eropa: Gara-Gara Selebrasi 'Rogoh Selangkangan', Jude Bellingham Diselidiki UEFA
Bagi publik Inggris, keputusan ini memberikan kelegaan karena Bellingham dipastikan bisa bermain di perempat final Piala Eropa melawan Swiss. Inggris akan menghadapi Swiss di Dusseldorf, Jerman, Sabtu (5/7).
Bellingham dihukum karena ia melakukan selebrasi dengan gerakan merogoh selangkangan pasca mencetak gol ke gawang Slovakia di Stadion Veltins-Arena, Gelsenkirchen, akhir pekan lalu.
Pesepakbola berusia 21 tahun tersebut telah mengklarifikasi bahwa aksinya tersebut tidak ditujukan untuk kubu Slovakia. Melainkan gurauan terhadap beberapa kawan dekat yang hadir di laga tersebut.
“Tidak ada apa-apa kecuali rasa hormat dengan bagaimana tim Slovakia bermain hari ini,” kata Bellingham kala itu.
Baca Juga: Piala Eropa: UEFA Selidiki Selebrasi 'Kepala Serigala' Bek Turki dengan Tuduhan Rasis
Situasi berbeda dihadapi oleh bek Tim Nasional Turki, Merih Demiral, yang disanksi dua laga karena selebrasi “kepala serigala” yang dianggap bernada rasis. Sanksi terhadap Demiral diterapkan secara langsung di Piala Eropa.
Itu berarti, Merih Demiral dipastikan tak bisa memperkuat Turki di perempat final dan semifinal Piala Eropa tahun ini. Adapun Turki sedang bersiap menghadapi Belanda di perempat final di Berlin pada Sabtu (6/7) mendatang.
Demiral dihukum karena menunjukkan simbol kepala serigala dengan jarinya untuk merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Austria pada babak 16 besar Euro 2024 di Leipzig, 3 Juli lalu.
Simbol kepala serigala diasosiasikan dengan organisasi kepemudaan Bozkurtlar (Serigala Abu-Abu) di Turki yang dianggap bersikap rasis terhadap warga Yahudi, Armenia, Yunani, dan juga Kurdi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








