Ditumbangkan Persebaya di Laga Perdana, PSS Sleman Sadar Kekurangan yang Harus Dibenahi

AKURAT.CO, PSS Sleman harus menelan kekalahan di pekan pertama BRI Liga 1 Indonesia 2024-2025.
Pasukan Super Elja takluk 0-1 oleh tuan rumah Persebaya Surabaya dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (11/8/24) malam.
PSS Sleman takluk karena gol tunggal Brun Moreira dari titik putih di menit ke-75. Kekalahan ini pun menghadirkan kekecewaan di kubu PSS Sleman.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Bungkam PSS Sleman Lewat Penalti di Laga Pembuka Liga 1, Paul Munster Puas
Seperti diutarakan oleh penggawa PSS Sleman, Ricky Cawor, menyebutkan bahwa timnya mendapat pelajaran penting di laga pertama musim yang baru ini.
“Kami menjalani pertandingan dengan hasil yang tidak kami harapkan,” ucap Ricky Cawor sebagaimana dipetik dari situs resmi PT Liga Indonesia Baru.
Ricky Cawor menilai sejatinya dia dan rekan-rekan bisa mengimbangi permainan Persebaya Surabaya. Namun memang hasil akhir mengecewakan ia dan rekan setimnya.
“Secara umum, kami bisa mengimbangi permainan tuan rumah dengan baik. Kami pun bersyukur memiliki pelatih yang bagus sehingga kami bisa melewati pertandingan dengan baik,” kata Ricky Cawor.
Pemain bernomor punggung 10 di PSS ini bermain sebagai starter di laga lawan Persebaya Surabaya. Dia kemudian ditarik keluar oleh pelatih Wagner Lopes di menit ke-61 digantikan oleh Nicolao Cardoso.
Di sisi lain, Wagner Lopes menyebutkan kekalahan timnya dari Persebaya Surabaya sebagai bahan evaluasi guna mempersiapkan tim lebih baik di pertandingan berikutnya.
Baca Juga: Kasus Suap Liga 2 2018, PSS Sleman Disanksi Pengurangan 3 Poin dan Denda Rp150 Juta
“Kami sudah berusaha maksimal untuk menahan serangan-serangan Persebaya Surabaya. Sayang, ada beberapa situasi koordinasi di lini belakang tidak berjalan dengan baik,” ucap Wagner Lopes.
"Ini menjadi pelajaran penting bagi kami karena di level kompetisi BRI Liga 1, setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal.
“Kami harus lebih baik menjalani evaluasi di sesi latihan berikutnya dan bekerja keras lebih maksimal untuk meraih hasil optimal di pertandingan berikutnya.'
Pelatih asal Brasil itu juga menambahkan bahwa ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki mengenai koordinasi di lini pertahanan dan efektivitas dalam menyerang.
“Kami perlu menyeimbangkan dari sisi menyerang dan bertahan untuk pertandingan berikutnya. Kami juga akan fokus pada aspek mental pemain agar lebih siap menghadapi tekanan di pertandingan-pertandingan penting,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







