AKURAT.CO, Penggawa Timnas Indonesia, Jay Idzes, baru saja menorehkan sejarah sebagai orang Indonesia yang pertama kali bermain di kancah sepak bola tertinggi Italia atau Liga Serie A Italia.
Sejarah ini tercipta setelah Jay Idzes bermain untuk Venezia FC saat melawan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Firenze, Italia, Minggu (25/8). Laga pekan kedua Serie A tersebut berakhir imbang 0-0.
Berhasil menjadi orang Indonesia yang pertama kali bermain di kancah Serie A, Jay Idzes pun tidak bisa menutupi rasa bangganya. Dia berharap kiprahnya dia bisa diikuti oleh pemain Indonesia lainnya.
Baca Juga: Jay Idzes: Kami Melawan Negara-negara Hebat, Kami Punya Peluang Lolos ke Piala Dunia!
“Saya sangat bangga menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Serie A,” ucap Jay Idzes sebagaiman dipetik dari situs resmi PSSI.
Jay memang ingin lebih banyak pemain Indonesia yang bisa bermain di level tertinggi di mana pun. Dia ingin bisa menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia khususnya.
“Saya berharap akan ada lebih banyak pemain Indonesia yang bermain di level tinggi di masa depan. Semoga pencapaian saya dapat menginspirasi banyak orang," tambah dia.
Dalam laga tersebut penampilan Jay Idzes bisa dikatakan cukup mengesankan. Di mana dia membuat 58 sentuhan, tiga clearance, dan sekali intersep serta tekel. Ia bermain selama 68 menit sebelum digantikan oleh Michael Svoboda.
Baca Juga: Suka Ngatur Rekan Setim, Jay Idzes The Next Kapten Timnas Indonesia?
Jay Idzes sempat dikhawatirkan mengalami cedera yang membuat dirinya di tarik keluar. Namun pesepakbola berdarah Belanda ini menegaskan bahwa ia dalam kondisi baik-baik saja dan siap membela Timnas Indonesia.
“Tidak. Semuanya baik-baik saja. Tidak ada yang serius," kata pemain berusia 24 tahun tersebut.
Jay Idzes akan segera membela Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Skuad Garuda bakal lebih dulu bertandang ke Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, untuk melawan Arab Saudi, Kamis (5/9).
Setelah itu menjamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9).