Dilepas ke Seoul untuk Homeless World Cup, Timnas Street Soccer Indonesia Ingin Lebih Baik

AKURAT.CO, Tim Nasional Street Soccer Indonesia siap berlaga di turnamen sepakbola internasional Homeless World Cup 2024 di Seoul, Korea Selatan pada 21-28 September 2024.
Timnas Street Soccer Indonesia membidik target lebih baik dari hasil yang diraih pada edisi sebelumnya. Hal ini diutarakan oleh Direktur Eksekutif Rumah Cemara, Raditya, selaku National Organizer Homeless World Cup (HWC).
Untuk edisi tahun ini sendiri Timnas Street Soccer Indonesia berkekuatan 12 orang yang terdiri dari delapan pemain, manajer, pelatih kepala, asisten pelatih dan media dan bakal bertolak ke Korea Selatan malam ini.
Baca Juga: Takluk dari Uruguay, Indonesia Peringkat ke-22 di Piala Dunia Amputasi
“Soal target tiap tahun selalu naik, tiap kita mengikuti dari awal hingga saya boleh berbangga diri pada 2023 kemarin mencapai peringkat kesembilan diikuti oleh lebih dari 40 negara,” ucap Raditya di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/24).
Terkait rasa optimisme mencapai peringkat lebih baik pun bukan tanpa alasan. Sebab sudah melalui proses latihan yang lebih panjang dari tahun lalu.
Timnas Street Soccer Indonesia tahun ini menjalani pemusatan latihan selama empat bulan lamanya. Ini dua bulan lebih lama dari edisi sebelumnya.
“Kita membuka kualifikasi secara terbuka, terus kita melakukan interview mencari tau background mereka, apakah mereka dari kelompok miskin kota, atau mungkin mereka dari orang-orang HIV AIDS atau NAPZA," ujar Raditya.
"Jadi, memang bertanya itu adalah mempersiapkan tim ini yang dari mereka jarang atau olahraganya kurang, kita gojlok itu selama empat bulan."
Di sisi lain, pelatih Timnas Street Soccer Indonesia, Aulia Rahman, mengaku buta akan kekuatan tim lawan. Sebab materi masing-masing negara selalu berubah dalam setiap tahunnya.
Baca Juga: Seperti Gelandangan, Ini 5 Bintang Bola dengan Pakaian Terburuk
Namun, menurut Aulia, banyak negara-negara yang telah melakukan pembinaan secara rutin di ajang street soccer tersebut, seperti Meksiko dan Brasil. Sementara dari Eropa Portugal perlu diwaspadai karena merupakan negara yang langganan delapan besar World Cup.
“Intinya kita punya komitmen saya membentuk tim ini, saya memilih pemain berdasarkan dari kerja keras. Bukan berdasarkan teknik di lapangan. Tetapi saya juga melakukan interview motivasi mereka,” ucap Aulia Rahman.
“Para pemain saya selama empat bulan lama ini digodok baik latihan fisik, taktik, mental serta kebersamaan.”
“Kita latihan gym juga, semua kita lihat nanti di lapangan pada saat event, yang pasti tinggal membentuk secara mental dan tentunya doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia," ucapnya.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga, Ardima Rama Putra, berpesan agar timnya tidak kebobolan.
Ardima yang mewakili Menpora Dito Ariotedjo juga menyampaikan pesan "Mas Menteri" agar timnas tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berjuang membawa nama baik Indonesia.
"Kami dari pemerintah pasti selalu mendukung untuk keberangkatan timnas ini mencapai prestasi lebih baik dari tahun lalu di Amerika, tahun ini di Seoul semoga bisa berangkat dengan sehat dan kembali dengan sehat, bonusnya mendapat prestasi," ujar Ardima.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7Drone Buatan Inggris Dipakai Ukraina, Rusia Mengancam: Semakin Terlibat, Semakin Tinggi Harga yang Harus Dibayar!
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk


