Terbaru ialah PSS Sleman resmi mendepak Wagner Lopes. Tim berjuluk Super Elang Jawa ini secara resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih asal Brasil ini pada Kamis (10/10).
Baca Juga: Motivasi Malut United Berlipat Usai Bungkam PSS Sleman
Kabar pemecatan Wagner Lopes sejatinya memang sudah tercium sejak beberapa hari lalu.
Tepatnya saat PSS Sleman takluk 0-1 dari Malut United di pekan ketujuh pada 26 September lalu. Bahkan selepas laga, Wagner Lopes langsung diistirahatkan oleh manajemen PSS Sleman.
“Kami sudah memutuskan untuk menunjuk pelatih kepala yang baru. Alasannya, manajemen ingin hasil yang lebih maksimal terutama melihat performa tim di beberapa pertandingan di awal musim," ucap Presiden Direktur PT PSS, Gusti Randa, melalui keterangan resminya.
“Kami tahu Coach Lopes sangat berjuang untuk membentuk tim PSS di musim ini menjadi lebih baik. Namun kita tahu hasil yang didapat tidak sesuai dengan harapan."
Dengan mendepak Wagner Lopes, Gusti Randa menegaskan bahwa sosok pelath anyar nantinya akan segera diumumkan.
“Mengenai siapa pelatih kepala baru nanti akan kami umumkan. Dia akan segera memimpin tim dalam waktu dekat,” kata Gusti Randa.
Selain Wagner Lopes yang dipecat oleh PSS Sleman, sebelumnya satu pelatih lainnya yang kehilangan pekerjaan adalah Milomir Seslija.
Milomir Seslija diketahui telah mengakhiri kerjasama sebagai pelatih Persis Solo.
Keputusan ini diambil oleh manajemen Persis Solo tak lepas dari hasil minor yang diraih oleh tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu.
Baca Juga: Tandang ke Markas Persija Jakarta, Milomir Ingin Persis Solo Putus Tren Kekalahan Awal Musim
“Saya mengucapkan terima kasih, karena kita sudah bekerja sejak musim lalu bersama beliau. Dan mengucapkan terima kasih atas kontribusinya untuk klub," kata Manajer Persis Solo, Chaerul Basalamah, melalui keterangannya resminya.
"Saat ini manajemen ingin fokus memikirkan langkah selanjutnya, dan tidak ingin terburu-buru untuk menyiapkan semua hal."
Saat ini manajemen Persis sudah menunjuk Yogie Nugraha sebagai caretaker dengan bantuan segenap staf pelatih mulai dari Tithan Wulung, Eddy Harto, dan Felipe Chaves.
Setelah Milomir Seslija dan Wagner Lopes, setidaknya sudah ada lima pelatih yang terdepak dari kursi kepelatihan ya di Liga 1 2024-2025.
Tiga pelatih yang telah dipecat terlebih dahulu antara lain PSBS Biak-Juan Esnaider, PS Semen Padang-Hendri Susilo, dan Madura United-Widodo Cahyono Putro.