Ini Perbedaan Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, dan Juergen Klopp Menurut Robert Lewandowski

AKURAT.CO, Penyerang veteran Barcelona asal Polandia, Robert Lewandowski, bicara tentang perbedaan tiga pelatih besar yang pernah bekerja bersamanya: Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, dan Juergen Klopp.
Dalam program bincang-bincang dengan eks bek Manchester United, Rio Ferdinand, Robert Lewandowski mengatakan bahwa Pep Guardiola adalah pelatih yang sulit dalam hubungan personal karena fokusnya yang besar terhadap taktik.
“Sebagai seorang manusia dia orang yang sulit untuk para pemain,” ucap Robert Lewandowski yang berlatih bersama Guardiola di Bayern Munchen pada periode 2013-2016 sebagaimana dipetik dari Football Espana.
Baca Juga: Robert Lewandowski Selamatkan Debut Hansi Flick, La Masia Dominasi Starter Barcelona
“Karena pada saat itu, dia sangat brilian dengan taktik. Bahwa dia pikir, jika mereka mengikuti saya, mereka akan menang.
“Di kemudian hari saya lihat dia berubah. Saya pikir dia sadar bahwa jika dia lebih manusia dan terbuka, terkadang itu bisa membantunya lebih dari taktik.”
Setelah Guardiola meninggalkan Munchen untuk hijrah ke Manchester City pada 2016, Lewandowski berlatih bersama Carlo Ancelotti semusim. Ancelotti, kata Lewandowski, lebih mirip seperti seorang ayah.
“Ancelotti seperti seorang ayah, atau paman,” tutur Lewandowski. “Dia bisa datang kepada Anda, dia bisa bertanya mengapa Anda tak gembira, dia bisa bicara soal apapun.”
Baca Juga: Pep Guardiola Dikabarkan Perpanjang Kontrak Bersama Manchester City Setahun Lagi
Adapun dengan Juergen Klopp Lewandowski berhubungan di periode awal peningkatan kariernya semasa bermain untuk Borussia Dortmund pada 2010-2014.
Ketika itu Klopp melatih Dortmund sementara Lewandowski adalah pemain utamanya yang membawa Borussia Dortmund menjuarai Bundesliga Jerman pada periode 2010-2012 sekaligus mematahkan dominasi Munchen.
Tentang pelatih asal Jerman ini, Lewandowski mengatakan bahwa ia bisa bicara dengan Klopp panjang lebar. Mantan pelatih Liverpool itu, kata Lewandowski, juga orang yang bisa menempatkan suasana.
“Anda tahulah Klopp, orang yang luar biasa, dia bisa bicara dengan Anda dan dia tahu kapan harus keras, dan kapan harus lebih seperti seorang teman,” ucap Lewandowski.
Bersama tiga pelatih itu Lewandowski selalu meraih gelar juara. Di Bundesliga saja, total Lewandowski meraih enam gelar (dua dengan Klopp di Dortmund, tiga dengan Guardiola di Munchen, dan satu dengan Ancelotti di Munchen).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







