Akurat
Pemprov Sumsel

Bung Towel Klaim Nova Arianto Bohong Sebut tidak Ada Kendala Komunikasi di Timnas Indonesia

Endarti | 10 Januari 2025, 19:45 WIB
Bung Towel Klaim Nova Arianto Bohong Sebut tidak Ada Kendala Komunikasi di Timnas Indonesia

AKURAT.CO, Pengamat sepakbola nasional, Tommy Welly, menilai adanya kebohongan dalam pernyataan Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, yang mengatakan tidak ada kendala komunikasi di ruang ganti Garuda.

Bung Towel-demikian sapaan Tommy Welly-sejatinya menganggap komunikasi menjadi permasalahan besar di tubuh Timnas Indonesia.

Hal ini disampaikan Bung Towel dalam acara Diskusi Suara Suporter Indonesia Tentang Perkembangan Terkini Sepakbola Nasional PSSI dan Timnas Indonesia di Barito Mansion, Jakarta, Jumat (10/1).

Baca Juga: Marc Klok: Saya Pernah Berkonflik Dengan Shin Tae-yong, Dia seperti Diktator

Menurutnya apa yang dilakukan Nova Arianto menutupi hal yang terjadi di tubuh Timnas Indonesia.

Hal ini diutarakan oleh Towel sehubungan pergantian Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Di mana pergantian Shin Tae-yong disinyalir karena adanya permasalahan komunikasi di ruang ganti Timnas Indonesia.

“Hari-hari terakhir itu menunjukkan pola komunikasi one way, jadi dia (Shin Tae-yong) tipikal pelatih yang kurang bisa menerima masukan, yang kemarin hanya samar-samar, tipis-tipis gosip pasca laga melawan Bahrain menemukan garis sambungnya. Artinya Jay Idzes kumpulkan pemain itu tidak seperti yang dijelaskan Nova,” kata Bung Towel.

Baca Juga: Soal Keluhan Anak Shin Tae-yong atas Pemecatan Ayahnya, Ini Respons PSSI

“Itu kan cuma untuk nutupi, kemarin waktu Nova jelasin tidak ada apa-apa hal yang biasa wajar itu pembohongan publik,” tegas Towel.

Memang, kata Towel, beberapa pemain mulai berani angkat suara mengenai karakter Shin Tae-yong yang tidak terima masukan. Di antaranya ialah Marc Klok yang baru-baru ini juga mengatakan tidak bisa mengajak diskusi Shin Tae-yong.

“Komunikasi pemain yang ingin diskusi taktik tidak diterima lalu terjadi perubahan-perubahan komposisi. Seperti lawan China karena didasarkan kejadian itu, beberapa pemain tidak main, ban kapten dipindahin dan sebagainya,” kata Towel.

“Apa yang menjadi hipotesa saya Shin Tae-yong prefer ke pemain muda bukan seperti yang digembor-gemborkan buzzer, influencer, framing opini publik potong generasi, bukan, dia tidak terlalu nyaman melatih senior-senior yang kemungkinannya punya keberanian ruang diskusi."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H