Carlo Ancelotti Sebut Presiden La Liga tak Menghormati Jutaan Pendukung Real Madrid

AKURAT.CO, Ketegangan antara Real Madrid dan Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, tampaknya kian memanas. Terakhir, Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, merespons pernyataan Tebas soal “malu menjadi Madridista”.
“Saya tidak tahu apa yang membuat dia malu,” kata Carlo Ancelotti dalam sesi konferensi pers menjelang laga leg pertama semifinal Piala Raja Spanyol kontra Real Sociedad di Madrid, Spanyol, Selasa (25/2), sebagaimana dipetik dari AS.
“Saya kira semua orang bangga menjadi pendukung klub ini.”
Dalam pidatonya di acara Sarapan Pers Olahraga Eropa di Madrid, Senin (24/2), Javier Tebas menyebut Real Madrid sebagai tim yang selalu meratapi wasit dan perlakuan ofisial terhadap mereka.
Baca Juga: RFEF dan La Liga Tolak Permintaan Barcelona untuk Lisensi Bermain Dani Olmo dan Pau Victor
Diawali dengan surat yang mereka ajukan terhadap kepemimpinan wasit yang memimpin laga melawan Espanyol pada awal Februari lalu. Kemudian protes karena kartu merah untuk Jude Bellingham di laga melawan Osasuna.
“Di La Liga kami berkumpul untuk melakukan perubahan dalam perwasitan dan Real Madrid tidak ada di antara klub-klub lainnya,” kata Tebas ketika itu. “Saya mulai merasa malu sebagai pendukung Real Madrid.”
Carlo Ancelotti secara terbuka mengatakan bahwa Tebas sudah banyak bicara sejak ia bekerja untuk Madrid beberapa musim lalu. Menurutnya, ucapan yang disampaikan Tebas menyinggung sebagian besar suporter Madrid.
Baca Juga: Hasil Lengkap Liga Spanyol: Bilbao Menang Besar, Real Madrid Bayangi Barcelona di Puncak
“Tebas terlalu banyak bicara soal Real Madrid. Sejak saya ada di sini, dia tidak menghormati pendukung Madrid dengan bicara seperti itu,” ucap Ancelotti.
“Ada masalah-masalah yang lebih penting dan dia seharusnya lebih berfokus pada pemecahan masalah di sepakbola Spanyol.”
Saat ini pertikaian antara Madrid dan Tebas sudah memasuki babak gugatan. Tebas atas nama Presiden La Liga dikabarkan sudah memasukkan keluhan resmi terhadap Real Madrid atas surat resmi memprotes wasit di laga kontra Espanyol.
Keluhan ini disampaikan Tebas dengan tuntutan bahwa Madrid melakukan pelanggaran disiplin dengan surat tersebut. Pada saat yang sama, Tebas berusaha mengarahkan kritiknya terhadap Presiden Madrid, Florentino Perez.
“Saya Madridista, bukan Florentinista,” kata Tebas untuk menunjukkan ketidaksepakatannya dengan Florentino Perez.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








