Akurat
Pemprov Sumsel

Soal Keributan Kecil dengan Wasit Keempat di Final Liga 2, Ini Penjelasan Pelatih Bhayangkara FC

Endarti | 26 Februari 2025, 23:55 WIB
Soal Keributan Kecil dengan Wasit Keempat di Final Liga 2, Ini Penjelasan Pelatih Bhayangkara FC
 
 
AKURAT.CO, Pelatih Bhayangkara FC, Hanim Sugiarto, mennjelaskan situasi keributan kecil yang sempat terjadi antara ofisial Bhayangkara FC dengan wasit keempat dalam laga final Liga 2 Indonesia 2024-2025.
 
Laga final Liga 2 antara PSIM Yogyakarta melawan Bhayangkara FC yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/2), sempat diwarnai kericuhan kecil.
 
Insiden terjadi ketika ofisial tim Bhayangkara FC kecewa dengan match official yang sangat lamban melakukan  pergantian pemain.
 
 
Bhayangkara FC saat itu ingin melakukan pergantian di mana Andy Setyo menggantikan Putu Gede dan Taufik yang akan menggantikan TM Ichsan yang mengalami cedera.
 
Namun match official dan juga wasit keempat mengambil waktu cukup lama untuk melakukan pergantian tersebut. Mirisnya Bhayangkara FC sedang bermain dengan sepuluh pemain karena TM Ichsan cedera.
 
Karena lamanya pergantian pemain, PSIM Yogyakarta berhasil memanfaatkan hal ini dan mencetak gol kedua mereka yang dicetak oleh Roken Tampubolon di menit ke-71.
 
"Terkait kejadian tadi sehingga tercipta gol, ada pergantian pemain yang rencananya akan kita lakukan karena itu kita harus menuju ke match officials," kata Pelatih Bhayangkara FC, Hanim Sugiarto, dalam sesi konferensi pers selepas laga, Rabu (26/2).
 
 
"Harusnya bisa berjalan cepat, tetapi wasitnya cukup lama buat kami, harusnya itu bisa cepat sehingga bisa bermain komplet. Itu yang cukup mengganggu kami saat itu," keluh Hanim.
 
Namun begitu Hanim melontarkan permohonan maaf atas insiden tersebut. Ia mengaku memang Bhayangkara merespons hal tersebut secara berlebihan.
 
"Kami juga mohon maaf kalau respons yang kami tunjukkan berlebihan," kata Hanim.
 
Saat disinggung mengenai hasil minor yang diraih Bhayangkara FC di babak final ini, Hanim sejatinya ingin meraih kemenangan. 
 
"Ini adalah sepakbola, situasi yang kami semua tim memang ingin memenangkan pertandingan," katanya.
 
"Semua yang kami rencanankan, plan yang kami susun, semuanya berjalan, tetapi mungkin jalannya kita masih belum bisa memenangi pertandingan hari ini."
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H