Akurat
Pemprov Sumsel

Meski Persembahkan Gelar Juara Liga 2, Erwan Hendarwanto Bersiap tak Ikut PSIM Yogyakarta ke Liga 1

Endarti | 27 Februari 2025, 01:02 WIB
Meski Persembahkan Gelar Juara Liga 2, Erwan Hendarwanto Bersiap tak Ikut PSIM Yogyakarta ke Liga 1
 

AKURAT.CO, Pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto, sadar bahwa dirinya tidak bisa menjadi pelatih di kancah Liga 1 musim depan.

Hal ini lantaran Erwan Hendarwanto belum memiliki lisensi yang memenuhi syarat sebagai pelatih di Liga 1.

Erwan sekarang memiliki lisensi B AFC. Sementara untuk menjadi pelatih di Liga 1 minimal memiliki lisensi A AFC.

Baca Juga: Laga Sempat Terhenti karena Hujan, PSIM Yogyakarta Juara Liga 2 Kalahkan Bhayangkara di Manahan

"Yang pertama tentu syukur alhamdulillah, tugas kita semua meloloskan PSIM ke Liga 1, bonus juara juga kita dapatkan," kata Erwan dalam sesi konferensi pers selepas laga di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (23/2).

"Sekali lagi, bahwa ini sudah suratan takdir. Kebetulan saja saya ada di sini. Ini rezeki dari Gusti Allah yang harus kita syukuri.

"Terkait itu (bonus juara Liga 2) memang kita belum ada pembicaraan secara detail, cuma kita nikmati dulu. saya sendiri juga sadar bahwa saya belum memenuhi syarat dari segi lisensi."

Baca Juga: Liga 2: Setelah 18 Tahun, PSIM Yogyakarta Akhirnya Promosi ke Liga 1

Pun demikian, Erwan Hendarwanto berhasil mempersembahkan gelar juara Liga 2 Indonesia 2024-2025 untuk PSIM Yogyakarta.

Kepastian ini diperoleh usai PSIM Yogyakarta menaklukkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1 dalam laga final yang berlangsung di Stadion Manahan, sore kemarin.

Selain mempersembahkan gelar juara Liga 2 2024-2025, Erwan juga membawa PSIM Yogyakarta promosi ke Liga 1 musim depan.

Meski menyadari tidak bisa mendampingi PSIM Yogyakarta di Liga 1 musim depan, Erwan tetap mendoakan timnya bisa eksis di kancah kompetisi kasta tertinggi.

"Jadi apa pun itu, siapa pun itu nantinya, yang penting PSIM bisa eksis di Liga 1," ucap Erwan.

Dengan keberhasilan ini Erwan dielu-elukan oleh suporter PSIM Yogyakarta. Bahkan dia mendapatkan julukan "nabi".

"Soal julukan itu terlalu berlebihan," kata Erwan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H