Tak Maksimal Rayakan Gelar di Masa Pandemi, Selebrasi Liverpool Tahun Ini Jauh Lebih Terasa

AKURAT.CO, Fakta bahwa gelar Liga Primer Inggris terakhir Liverpool di masa pandemi Covid-19 pada 2020 membuat gelar tahun ini memiliki suasana yang jauh lebih meriah.
Setidaknya itulah yang disampaikan oleh penyerang Liverpool, Mohamed Salah, selepas membantu timnya mengalahkan Fulham 5-1 di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu (27/4), sekaligus memastikan gelar musim ini.
“Ini 100 persen lebih baik ketimbang yang terakhir (2020),” kata Mohamed Salah sebagaimana dipetik dari BBC.
Gelar 2020 sebenarnya cukup berkesan karena yang pertama bagi Liverpool sejak 2020. Hanya saja capaian itu menjadi antiklimaks karena tak bisa dirayakan secara penuh sebab larangan berkumpul karena pandemi Covid-19.
Baca Juga: Liverpool Lumat Tottenham 5-1, Pesta Gelar Juara Liga Primer ke-20 Pecah di Anfield!
“(Gelar kali ini) benar-benar berbeda. Rasanya luar biasa. Yang pertama di masa lockdown dan pandemi, tetapi di sini lima tahun lagi luar biasa,” ucap Salah.
Selain itu, gelar 2025 juga semakin sempurna karena ditandai dengan laga kandang plus kemenangan besar atas Tottenham. Meski sebenarnya suporter Liverpool bisa merayakan lebih cepat andai Crystal Palace mengalahkan Arsenal sebelumnya.
“Semua orang ingin Palace menyelesaikannya (dengan mengalahkan Arsenal Selasa lalu), tetapi saya tahu seperti apa Anfield, jadi kami senang kami melakukannya di sini,” kata Salah.
Adapun Virgil Van Dijk yang merupakan kapten non-Inggris pertama yang membawa Liverpool menjuarai Liga Primer Inggris menyebut pesta untuk gelar tahun ini akan terasa cukup panjang.
Baca Juga: Gary Neville: Gelar Juara Liverpool Seharusnya Bikin Old Trafford Gemetar, Menyakitkan!
“Ini adalah klub paling indah di dunia. Kami layak mendapatkannya. Kami akan menikmatinya beberapa pekan ke depan dan seterusnya,” kata Virgil Van Dijk.
Aspek lain yang membuat pesta tahun ini berbeda tentu saja gelar musim 2024-2025 merupakan gelar Liga Primer ke-20 bagi Liverpool. Yang juga berarti The Reds menyamai rekor yang sebelumnya dipegang oleh Manchester United.
Butuh setidaknya 14 tahun bagi Liverpool untuk kembali menyamakan diri setelah rekor mereka dilewati MU pada 2011 dengan gelar ke-19 sang rival.
Khusus bagi sang pelatih, Arne Slot, prestasi kali ini merupakan prestasi istimewa karena diraihnya di musim perdana sebagai juru taktik Liverpool.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









