AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bicara mengenai rencana mencabut larangan suporter away (tandang) untuk Liga 1 musim depan.
Namun, kata Erick Thohir, dengan catatan klub dan PT LIB sebagai operator harus bertanggung jawab penuh bila kembalil kerusuhan seperti Tragedi Kanjuruhan.
Larangan suporter tandang untuk mendukung tim kesayangan memang masih berlaku di Liga 1 musim ini.
Ini menjadi tahun kedua dari keputusan yang diambil oleh PSSI. Larangan ini tak lepas dari terjadinya Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu.
Baca Juga: PSSI Tegaskan Larangan Suporter Tandang Masih Berlaku di Liga 1 Musim Depan
Aturan ini pun dikabarkan turut dipantau oleh AFC hingga FIFA.
Kini hukuman ini pun sudah berjalan dua tahun. Namun, Erick Thohir masih melihat kerawanan untuk mencabut aturan itu di Liga 1 musim depan.
“Kami sebagai PSSI dan FIFA menjaga dan menilai bahwa konteks home and away suporter ini masih rawan,” ucap Erick Thohir di Jakarta, Selasa (29/4).
“Tetapi kalau PT LIB selaku operator dan klub ingin melakukan (mencabut larangan suporter away) silakan bertanggung jawab atas keputusannya itu."
Baca Juga: Ingatkan Pengawasan FIFA, Erick Thohir Tegaskan Piala Presiden Masih tanpa Suporter Tandang
Adapun roda kompetisi Liga 1 musim ini sendiri menyisakan empat laga lagi. Persib Bandung menjadi kandidat kuat untuk menjadi juara.
Tim berjuluk Maung Bandung ini membutuhkan setidaknya satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara Liga 1 musim ini.
PT LIB mengambil langkah progresif dalam upaya menghadirkan kembali suporter tamu di stadion dengan meluncurkan aplikasi Sobat Liga.
Aplikasi ini diharapkan menjadi solusi atas larangan kehadiran suporter away yang selama ini diberlakukan demi alasan keamanan.