Persija Jakarta Tumbang di Markas Borneo FC, Ricky Nelson Sebut Timnya tak Ideal

AKURAT.CO, Pelatih caretaker Persija Jakarta, Ricky Nelson, tidak dapat menutupi kekecewaannya usai timnya dibungkam oleh Borneo FC di pekan ke-31 Liga 1 Indonesia 2024-2025.
Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Persija Jakarta takluk 0-1 oleh tuan rumah Borneo FC, Minggu (4/5).
Persija Jakarta mengawali babak pertama dengan inisiatif menekan lebih dulu. Beberapa skema serangan coba dibangun sembari meredam tekanan tuan rumah.
Baca Juga: Persija tak Terpengaruh Pemecatan Carlos Pena, Langsung Fokus Hadapi Borneo FC
Namun, asyik menekan, Persija justru kemasukan gol di menit ke-25. Di mana gawang Carlos Eduardo dibobol oleh Sihran. Gol ini menutup jalannya babak pertama.
Berlanjut pada babak kedua, Persija memang terus melancarkan serangan demi mencari gol penyeimbang. Sayang semua upaya pasukan Macan Kemayoran tidak membuahkan hasil.
“Kami datang dengan kondisi yang tidak ideal. Banyak pemain kami yang tidak bisa main karena problem cedera dan tidak fresh dalam pertandingan ini,” keluh Ricky Nelson melalui keterangan resminya selepas laga.
“Jadi itu memang kondisi terakhir kami. Meski begitu kami tetap berusaha dan berjuang walaupun sulit menghadapi Borneo FC."
Baca Juga: Resmi, Persija Jakarta Pecat Carlos Pena!
Ricky Nelson mencoba mengambil sisi positif dari kekalahan ini. Menurutnya kekalahan ini harus menjadi motivasi para pemainnya untuk bisa bermain lebih baik lagi di laga selanjutnya.
“Semoga ini menjadi pelajaran sehingga game selanjutnya di kandang kami bisa lebih baik lagi dan bisa meraih tiga poin,” kata Ricky Nelson.
"Pada prinsipnya kami meminta maaf kepada seluruh Jakmania, seluruh pendukung Persija Jakarta karena tidak bisa meraih kemenangan."
Kekalahan ini semakin memperburuk posisi Persija Jakarta di papan klasemen. Saat ini Persija Jakarta tercecer ke posisi delapan klasemen sementara dengan raihan 47 poin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









