AKURAT.CO, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepakbola Indonesia masih belum mencabut larangan suporter hadir di laga tandang.
Hal ini baru akan diputuskan setelah PT LIB berjumpa dengan pihak Kepolisian pada akhir Mei mendatang.
Harapan untuk pencabutan larangan suporter away memang sempat digembar-gemborkan. Namun memang masih banyak hal yang harus dipertimbangkan.
Baca Juga: PSSI Siap Cabut Larangan Suporter Away Liga Musim Depan, Tetapi dengan Syarat
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sendiri memang masih ragu mencabut aturan tersebut. Namun ia sendiri mempersilakan bila memang aturan tersebut mau dicabut.
Bila dicabut, Erick Thohir ingin PT LIB bertanggung jawab penuh jika terjadi kejadian kerusuhan seperti Tragedi Kanjuruhan.
Terkait hal ini Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus mengaku masih terus mengkaji aturan tersebut.
“LIB masih dalam proses pendalaman, yang pasti kita juga percaya diri, seperti yang kita launching kemarin sobat liga, di mana itu sebuah jawaban, untuk memenuhi kewajiban suporter away bisa hadir," kata Ferry Paulus kepada awak media di Jakarta, Rabu (7/5).
Baca Juga: PSSI Tegaskan Larangan Suporter Tandang Masih Berlaku di Liga 1 Musim Depan
“Dan tanda tanya besarnya adalah apakah suporter away bisa lepas dari pikiran rivalitas ini dan ini masih belum tahu, kita masih pendalaman."
Ferry Paulus mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan ada pertemuan dengan pihak kepolisian untuk membahas masalah kompetisi musim depan.
Ferry berharap akhir Mei sudah ada keputusan. LIB berharap suporter di laga tandang kembali bisa mendukung tim kesayangannya lagi.
“Akhir Mei ini akan kita ketemu pihak kepolisian, untuk persiapan musim depan, harapan kami tentu suporter away bisa datang, agar lebih menggeliat," kata pria yang kerap disapa FP ini.