Jelang Lawan Timnas Indonesia, China Panggil 28 Pemain Kombinasi Wajah Lama dan Baru

AKURAT.CO, Timnas China dikabarkan memanggil 28 pemain untuk dua laga terakhir Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
"Daftar pemain untuk pemusatan latihan terbaru Timnas China telah diumumkan minggu ini. Dalam pemusatan latihan ini terdapat 28 pemain yang dipanggil,” tulis media China, Sohu.
China memang masih memiliki dua laga sisa grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026. Di mana pasukan Tirai Bambu bakal lebih dahulu bertandang ke markas Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 5 Juni mendatang.
Dilanjutkan menjamu Bahrain dalam partai terakhir grup C di Longxing Football Stadium, Chongqin, 10 Juni.
Baca Juga: Timnas Indonesia Mulai TC 26 Mei, PSSI Pilih Lokasi Bali agar Pemain Rileks di Jeda Musim
Sohu menulis 28 pemain kali ini masih didominasi oleh wajah-wajah lama meski bakal ada nama baru di beberapa posisi. Mereka antara lain, Liu Ruofan, Kuai Jiwen, Liao Jintao, Yang Mingyang, Wang Shangyuan, Li Yuanyi, dan Wang Yudong.
“Kesimpulannya, daftar 28 pemain Timnas Tiongkok kali ini masih didominasi oleh nama-nama lama, namun di beberapa posisi akan muncul wajah-wajah baru," tulis Sohu.
Timnas China saat ini masih menghuni dasar klasemen grup C. Tim berjuluk Dragon Team ini mengoleksi enam poin dari delapan laga setara Bahrain yang berada di posisi lima.
Sementara Timnas Indonesia sendiri berada di posisi empat klasemen sementara dengan raihan sembilan poin.
Untuk lolos langsung ke panggung Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko China harus menempati posisi satu dan dua di klasemen akhir. Untuk posisi satu sudah dipastikan direbut oleh Timnas Jepang.
Sementara untuk posisi tiga dan empat akan melanjutkan perjuangan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Bila finis di posisi lima dan enam maka perjuangan dan mimpi tampil di panggung Piala Dunia 2026 harus sirna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









