AKURAT.CO, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyesalkan adanya aksi pyro show (menyalakan suar) yang dilakukan oleh suporter PSS Sleman saat menjamu Persija Jakarta.
Insiden itu terjadi pada laga PSS vs Persija di pekan ke-33 Liga 1 2024-2025 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (18/5).
Dalam laga tersebut sekelompok suporter PSS Sleman menyalakan flare atau suar saat laga memasuki menit ke-70.
Karena aksi ini kepulan asap tebal menutupi area stadion dan membuat laga terpaksa dihentikan sementara.
Setelah menunggu sekira 30 menit, laga kembali dilanjutkan. PSS keluar sebagai pemenang dalam pertandingan itu dengan skor 2-1.
Selepas laga kelompok suporter PSS kembali menyalakan suar dan membuat asap membumbung tinggi.
LIB menilai aksi BCS-sebutan untuk suporter PSS-itu merupakan pelanggaran regulasi kompetisi. Tindakan itu juga dianggap LIB membahayakan keselamatan para pemain dan penonton lainnya.
"Terkait situasi di luar stadion, LIB telah menerima laporan mengenai adanya kerumunan massa yang tidak memiliki tiket pertandingan dan memaksa masuk ke area stadion," tulis keterangan LIB, Selasa (20/5).
"Aksi tersebut berhasil dicegah oleh aparat kepolisian dan petugas keamanan stadion tanpa adanya bentrok langsung antarsuporter."
LIB pun langsung berkordinasi dengan Komite Disiplin (Komdis) PSSI imbas kejadian ini. Sebab sudah hampir dipastikan PSS Sleman mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
"LIB menyerukan kepada seluruh elemen suporter sepakbola nasional untuk terus menjaga kondusifitas dan menjadi bagian dari atmosfer pertandingan yang positif, aman, dan mendukung kemajuan sepakbola Indonesia," tegas LIB.
Memang dalam laga tersebut kelompok suporter PSS Sleman menyerukan aksi protes terhadap manajemen klub. Spanduk-spanduk berisi umpatan untuk manajemen menghiasi tribun stadion.
PSS saat ini dalam posisi terancam degradasi ke Liga 2. Klub kebanggaan warga Sleman itu menempati peringkat 16 dengan 31 poin dari 33 laga.