Akurat
Pemprov Sumsel

Impian Besar Owen Rahadiyan bersama NCK untuk Persipura Jayapura dan Talenta Papua

Endarti | 8 Juli 2025, 19:34 WIB
Impian Besar Owen Rahadiyan bersama NCK untuk Persipura Jayapura dan Talenta Papua
 
AKURAT.CO, Owen Rahadiyan telah ditunjuk menjadi manajer Persipura Jayapura untuk bertarung di Liga 2 2025-2026. Kini, ia memiliki misi besar dan komitmen untuk tim berjulukkan Mutiara Hitam. 
 
Boaz Solossa dkk sudah memulai persiapan menyambut Liga 2 2025/2026. Di bawah asuhan Ricardo Salampessy, Persipura menggelar pemusatan latihan di Universitas Negeri Yogyakarta, Wates, sejak 2 Juli 2025. Pemusatan latihan itu akan berakhir sampai 9 Agustus 2025.
 
Masuknya Owen Rahadiyan membuat Persipura mempunyai persiapan yang sangat matang. Target promosi ke Liga 1 2026-2027 menjadi harapan yang diusung Owen Rahadiyan kepada pemain Persipura.
 
 
Persipura kini sudah mempunyai 35 pemain, termasuk tiga legiun asing. Para pemain lokal Persipura semuanya berasal dari Tanah Papua. Hal ini menjadi jawaban komitmen Owen yang ingin memaksimalkan talenta Papua.
 
Owen Rahadiyan memberikan kebebasan kepada Ricardo Salampessy selaku pelatih untuk mencari pemain lokal dan asing. Dia tidak mau ada intervensi akan hal ini.
 
"Saya rasa tim yang saat ini mempunyai semangat juang bersama-sama untuk kembali berjaya di persepakbolaan Indonesia."
 
"Saat ini di Persipura ada pemain senior seperti Boaz Solossa, Ian Louis Kabes, Yustinus Pae, dan Ruben Sanadi. Lalu ada juga Todd Rivaldo Ferre dan Jeam Kelly Sroyer. Belum lagi ada pemain muda seperti Reno Salampessy dan Dennis Ivakdalam," kata Owen Rahadiyan.
 
Owen Rahadiyan sadar pekerjaan ini memang tidak mudah. Terlebih logo empat bintang dibatas logo Persipura menandakan akan kualitas tim ini.
 
Namun dia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada manajemen termasuk Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, yang sudah memberikan kepercayaan kepadanya.
 
 
"Di tim ini poinnya saling percaya untuk saya, untuk pemain, dan untuk masyarakat Papua. Saya orangnya totalitas ketika memegang klub bola."
 
"Klub bola itu ibaratnya perusahaan. Semua divisi yang ada di perusahaan, pasti ada di klub ini dan akan memberikan prestasi," tegas Owen.
 
Bentuk Nusantara Cenderawasih Karsa
 
Pergerakan Owen Rahadiyan tidak hanya untuk Persipura saja, melainkan Papua. Owen Rahadiyan sudah berpikir secara luas bagaimana mengelola bisnis yang baik dan nantinya menguntungkan bagi masyarakat Papua.
 
Salah satunya Owen Rahadiyan membentuk NCK (Nusantara Cenderawasih Karsa). Untuk saat ini logo NCK sudah terlihat di sisi kiri atas jersey Persipura. Ke depannya, banyak sekali program-progam yang akan dibangun Owen Rahadiyan lewat NCK.
 
Owen Rahadiyan mempunyai niat baik bersama NCK untuk membangun sepakbola Papua. Salah satunya saat ini lewat Persipura. Ia yakin dengan berkembangnya NCK nantinya bisa membangkitkan potensi-potensi yang ada di Papua baik kearifan lokal maupun kesenian lainnya.
 
"Mengembangkan sepakbola di Papua itu tidak hanya lewat Persipura saja. Makanya saya mendirikan satu perusahaan bernama Nusantara Cenderawasih Karsa. Ini yang akan saya fokuskan untuk mendorong sepakbola di Papua, bukan cuma di Jayapura tapi di tempat-tempat lain."
 
"Saat ini saya hanya bisa fokus di sepakbola. Ke depannya saya lihat Papua ini ada tiga hal yang sangat terkenal. Pertama adalah kearifan lokalnya, kedua musisinya, dan ketiga ya sepakbola. Jadi saya mau mengembangkan sektor-sektor lain di Papua," kata Owen Rahadiyan.
 
Owen Rahadiyan percaya ini akan bisa membawa nama Papua bisa lebih baik lagi di skala nasional, maupun internasional. Namun tentunya dengan adanya sinergi dari semua pihak. 
 
"Saya melihat talenta-talenta calon pesepakbola di Papua sangat banyak. Mungkin ke depannya, NCK bisa membuat sebuah turnamen untuk mencari bibit-bibit pemain di Papua. Kita lihat nanti," tutup Owen Rahadiyan.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H