Sudah Pelajari Persija, Gustavo Franca Sadar Jakmania Bisa Jadi Penyemangat Sekaligus Tekanan

AKURAT.CO, Penggawa asing anyar Persija Jakarta, Gustavo Franca, mengaku sudah mempelajari klub barunya sebelum akhirnya memilih bergabung. Pemain asal Brasil ini mengetahui bahwa Persija adalah salah satu tim besar di kancah sepakbola Indonesia.
Bahkan dia sudah menyadari bahwa bermain di Persija Jakarta ia harus siap dengan tekanan besar yang akan dia terima. Sebab Persija dengan kelompok suporter setianya, The Jakmania, bisa menjadi pembakar semangat atau tekanan besar.
“Memang saya sebelum datang ke sini saya sudah pelajari tentang Persija Jakarta. Saya lihat dan tahu Persija Jakarta adalah tim besar,” ucap Gustavo Franca saat ditemui di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Rabu (23/7).
Baca Juga: Mulai Berlatih di Sawangan, Gustavo Franca Merasa Nyaman di Persija Jakarta
“Saya sadar Persija Jakarta adalah tim besar. Dan saya tahu tanggung jawab itu pasti lebih besar yang harus saya lalui."
Meski begitu, kini ia siap melalui dan meraih hasil luar biasa bersama tim berjuluk Macan Kemayoran itu. Franca bertekad memberikan kemampuan terbaiknya sehingga bisa melalui satu musim yang luar biasa bersama Persija Jakarta.
Baca Juga: Resmi! Persija Jakarta Datangkan 'Bang Jampang' Gustavo Franca dari Brasil
“Tekanan tentu ada dari suporter atau dari orang lain. Tapi kita bisa ukur kemampuan kita di lapangan dan bagaimana kita bertanggung jawab akan hal itu,” kata Franca.
“Kita tahu kekuatan suporter dari Persija Jakarta bisa membuat kita bersama-sama membuat satu musim yang luar biasa nanti."
Gustavo Franca merupakan kepingan puzzle terakhir Persija Jakarta untuk mengarungi Super League musim 2025-2026. Persija juga menjadi tim perdana Gustavo Franca dalam kerasnya kompetisi sepakbola Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







