Max Dowman, Bocah Ajaib 15 Tahun yang Mencuri Perhatian di Tur Pramusim Arsenal

AKURAT.CO, Arsenal boleh saja sibuk dengan belanja sejumlah pemain di bursa transfer musim panas ini. Namun, The Gunners tampaknya mesti memasang perhatian ke halaman rumah mereka sendiri.
Ya, tak lain adalah Max Dowman yang mencuri sorotan di dua pertandingan pramusim dalam tur Asia Arsenal dalam sepekan terakhir. Dowman adalah gelandang serang binaan Akademi Arsenal yang masih berusia 15 tahun.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menjajal Max Dowman pada dua laga pramusim di Stadion Nasional Singapura, Singapura. Yakni melawan AC Milan pada 23 Juli dan menghadapi Newcastle United pada 27 Juli.
Baca Juga: Viktor Gyokeres Resmi Berseragam Arsenal, Gaya Selebrasinya Ikoniknya Masih Bikin Penasaran
Di dua pertandingan tersebut Dowman diturunkan di babak kedua menggantikan Bukayo Saka. Dan penampilannya menarik perhatian ketika ia membantu Arsenal mengalahkan Newcastle 3-2.
Di pertandingan tersebut Dowman melakukan manuver yang berbuah penalti setelah ia dilanggar oleh gelandang Newcastle, Joelinton, di menit-menit akhir pertandingan.
Martin Odegaard yang maju sebagai eksekutor sukses memanfaatkan peluang dan memastikan kemenangan untuk Arsenal.
“Penampilan (Max Dowman) spesial,” kata Mikel Arteta usai pertandingan melawan Newcastle sebagaimana dipetik dari BBC.
“Jelas apa yang ia lakukan hari ini melawan tim (Newcastle) di mana ketika dia ada di lapangan adalah sesuatu yang tidak biasa menyaksikan (yang dilakukan) anak 15 tahun.”
Baca Juga: Bursa Transfer: Setelah Dapatkan Martin Zubimendi, Arsenal Langsung Nego Viktor Gyokeres
Lahir di Chelmsford, Inggris, Max Dowman memulai dunia sepakbolanya di akademi Arsenal sejak anak-anak. Ia bahkan sudah masuk Arsenal U-18 pada 2023 ketika masih berusia 13 tahun.
Dowman pertama kali berlatih di tim utama The Gunners pada usia 14 tahun. Yakni ketika ia turut dalam skuad senior dalam pemusatan latihan musim dingin di Dubai, Uni Emirat Arab, Januari silam.
Martin Odegaard yang punya pengalaman sama ketika bergabung dengan Real Madrid di usia 16 tahun pada 2015, mengatakan bahwa ia akan membantu pemain belia seperti Dowman dan juga Marli Salmon untuk bisa beradaptasi.
“Saya mengingat diri saya, saya hanya berusaha membagi pengalaman, menuntun mereka ke arah yang benar, membantu mereka mempertahankan cara berpikir yang benar,” kata Odegaard.
“Karena Anda bisa melihat bahwa kualitas jelas ada pada mereka.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







