Blak-Blakan, Shin Tae-yong Sebut Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 30 Persen

AKURAT.CO, Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, angkat suara mengenai peluang eks timnya untuk lolos ke panggung Piala Dunia 2026.
Shin Tae-yong menyebut peluang skuad Garuda hanya 30 persen untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026 yang bakal digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu.
Hal tersebut disampaikan Shin Tae-yong secara blak-blakan saat menjadi bintang tamu saluran YouTube Jekpot yang membahas sepakbola Indonesia.
Shin Tae-yong menilai dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia sedikit dirugikan dari sisi stamina.
Baca Juga: AFC Kabulkan Permintaan PSSI untuk Undur Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Hal ini tak lepas dari padatnya agenda dan kesulitan dalam mengumpulkan pemain untuk menggelar pemusatan latihan menjadi faktor utama.
“Kalau boleh jujur peluang hanya tidak sampai 30 persen,” ucap Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong sadar perkataannya ini membuat kecewa suporter Timnas Indonesia. Namun dia melihat secara objektif situasi Timnas Indonesia saat ini.
“Mungkin pengemar Timnas Indonesia tidak setuju dengan pendapat saya. Tapi secara objektif saya bukan pelatihnya atau berniat menyerang siapa pun, cuma berpendapat sebagai seorang pelatih sepakbola saja,” kata Shin Tae-yong.
“Semua harus bertanding dalam sembilan hari, misal pertandingan tanggal 1 sampai 9 Oktober, artinya Timnas Indonesia kumpul tanggal 1 untuk melakukan tiga pertandingan. Jadi kalau tanggal 1 Oktber terus berangkat dari Eropa tidak bisa langsung latihan,” kata Shin Tae-yong.
Baca Juga: Shin Tae-yong Resmi Latih Ulsan HD di K-League 1, Laga Pertama Lawan Jeju United 9 Agustus
Shin Tae-yong juga melihat Arab Saudi dan Qatar sedikit diunggulkan. Karena pemain mereka langsung bisa kumpul lebih cepat untuk mempersiapkan diri lolos ke Piala Dunia.
“Terus yang lebih penting Arab Saudi dan Qatar selaku tuan rumah putaran keempat tidak ada pemain dari luar negeri. Mereka sudah siap dari liga nasionalnya dan bisa memendeki atau memperpanjangkan. Gimanapun caranya buat mengumpulkan pemain Timnas mereka 7-10 hari sebelumnya.”
“Ini dugaan pribadi saya, soalnya mereka kan harus ke Piala Dunia, dan pertandingannya juga di negara mereka.
“Terus sebaliknya gimana untuk Indonesia? Karena pemain inti Timnas Indonesia adalah pemain abroad, dan mereka begitu terbang ke Arab Saudi harus tanding dua hari berikutnya, enggak ada waktu untuk memulihkan stamina mereka dan latihan bersama. Kita rugi dari segi stamina."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








