Kekalahan Timnas Indonesia dalam Laga Lawan Arab Saudi Disebabkan Mental dan Kebiasaan Buruk di Liga Indonesia

AKURAT.CO, Kekalahan Timnas Indonesia atas Arab Saudi di laga pertama Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 merupakan kesalahan mendasar pemain yang berakar dari persoalan mental dan kebiasan buruk di kompetisi Indonesia.
Pandangan ini disampaikan oleh wartawan senior cum pengamat sepakbola nasional, M Nigara. Dalam keterangan resminya, Nigara menjelaskan bahwa kesalahan tersebut tampak pada proses gol-gol dalam kemenangan 3-2 Arab Saudi.
“Dua gol Arab Saudi yang dicetak Waheb Saleh (menit ke-17) dan Feras Albrikan (menit ke-36) dari titik penalti murni karena kesalahan elementer Marc Klok yang ragu menyapu bola hingga dimanfaatkan pemain lawan,” kata M Nigara.
Baca Juga: Indonesia vs Arab Saudi: Drama 3 Penalti, Garuda Tersungkur 2-3 di Jeddah
“Dan gol dari titik penalti (akibat) kebiasaan buruk Yakob Sayuri di kompetisi Indonesia. Meski Feras Albrikan tidak berbahaya, Sayuri menarik kasusnya, dan terjatuh.
“Sangat sering ia melakukan keisengan yang berbuah pahit itu di kompetisi kita.”
Dengan dua kesalahan yang membuat Timnas Indonesia tertinggal 1-2 di babak pertama pada laga di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Rabu (8/10) atau Kamis dini hari WIB, itu, Nigara mempertanyakan keputusan sang pelatih, Patrick Kluivert, yang tetap mempertahankan Klok dan Sayuri di babak kedua.
“Sekali lagi, kasat mata, paling tidak dua gol Arab Saudi adalah buah kesalahan keduanya. Kalau saja keduanya cukup kuat mentalnya, maka kesalahan elementer itu tidak terjadi,” kata Nigara.
Baca Juga: Patrick Kluivert: Setelah Lawan Kebobolan, Kami Hilang Kendali dan Kebobolan Gol-Gol Mudah
Nigara juga menganggap bahwa Patrick Kluivert terlalu berani melakukan eksperimen pada pertandingan sepenting melawan Arab Saudi, semalam. Di antaranya membagkucadangkan Rizky Ridho.
Ia berharap Kluivert tak lagi melakukan eksperimen pada pertandingan kedua melawan Irak, Sabtu (11/10) atau Minggu dini hari WIB. Indonesia wajib menang atas Irak untuk menjaga asa ke Piala Dunia 2026.
“Terpenting, Patrick Kluivert tidak lagi menggunakan laga versus Irak sebagai langkah coba-coba,” kata Nigara.
“Jujur, meski saya tetap memegang tinggi bahwa pelatih yang paling tahu kondisi pemain, namun diakui atau tidak melawan Arab Saudi ada banyak tanya yang terus mengganjal.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







