AKURAT.CO, Pelatih anyar Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, sudah mulai memimpin latihan tim Mutiara Hitam.
Ini menjadi momen pertama Rahmad Darmawan kembali ke tanah Papua sebagai pelatih usai 20 tahun lalu.
Rahmad Darmawan memang telah resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Persipura Jayapura untuk mengarungi kompetisi Championship League 2025-2026 menggantikan posisi Ricardo Salampessy.
Rahmad menjalankan tugas pertamanya dengan memimpin latihan yang berlangsung di Lapangan Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Selasa (14/10) sore waktu setempat.
Pertama kembali sebagai pelatih, Rahmad Darmawan pun seakan mengulang memori indah. Sebab tepat 20 tahun lalu dirinya menapakkan kaki sebagai pelatih anyar Persipura untuk pertama kalinya.
"Yang pasti ini situasi yang luar biasa saya rasakan karena tepat 20 tahun yang lalu saya menginjakkan kaki di lapangan ini, di stadion ini dan sekarang hari ini saya kembali lagi ke Persipura," ucap Rahmad Darmawan melalui keterangan resminya, Selasa (14/10).
"Tentu dengan tugas yang mungkin jauh lebih berat ya. Karena kenapa? Karena memang saya hadir di tengah persiapan sudah berlangsung, dan pemain sudah melakukan beberapa pertandingan."
Namun meski datang di tengah-tengah persiapan sudah berlangsung, pelatih yang kerap disapa RD ini melihat ada perkembangan yang baik dalam skuad Persipura Jayapura kali ini.
"Saya melihat dari apa yang saya lihat dalam dua pertandingan terakhir Persipura, saya yakin anak-anak masih bisa untuk melakukan hal yang lebih baik lagi," kata RD.
"Dan Coach Ricardo juga sudah menanamkan satu filosofi yang menurut saya tetap terjaga ya. Sepakbola Papua di tangan Coach Ricardo kemarin dengan baik bisa diterjemahkan oleh para pemain."
Namun memang RD melihat masih ada kekurangan yang harus dia benahi. Di mana dia berharap para pemain Persipura Jayapura bisa konsisten selama 90 menit jalannya laga.
"Sekarang tinggal pemain melakukan itu dengan disiplin dan konsisten dalam waktu yang 90 menit terutama ya, dalam waktu pertandingan maksud saya," jelas mantan pelatih Persija Jakarta ini.
"Saya memang melihat ada banyak sekali peluang yang selalu diciptakan ya oleh tim ini dalam setiap pertandingan, terutama lihat kemarin lawan Deltras kita baru main 10-15 menit sudah dapat dua peluang emas, tapi gagal untuk dikonversikan jadi gol. Itulah yang salah satu hal yang menurut saya penting.
"Yang kedua adalah keseimbangan permainan itu penting, karena tidak hanya sepakbola itu menyerang, tapi juga ketika menghadapi kontra-attack lawan kita harus siap ya dengan formasi yang seimbang, struktur yang seimbang, itu saja."