Akurat
Pemprov Sumsel

Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kemenpora Genjot Reformasi Regulasi dan Tata Kelola Olahraga

Leo Farhan | 22 Oktober 2025, 13:55 WIB
Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kemenpora Genjot Reformasi Regulasi dan Tata Kelola Olahraga
 
AKURAT.CO, Memasuki satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di bawah Erick Thohir menunjukkan langkah progresif dengan berbagai terobosan strategis di sektor kepemudaan dan olahraga.
 
Salah satu gebrakan besar Menpora Erick Thohir adalah penyederhanaan 191 peraturan menteri (Permen) yang telah diterbitkan sejak 2009 menjadi hanya lima hingga 20 regulasi inti.
 
Langkah deregulasi ini dilakukan karena banyak aturan dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi dan kebutuhan terkini dunia olahraga dan kepemudaan nasional.
 
 
Di antaranya adalah Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 tentang Standar Pengelolaan Organisasi Olahraga Lingkup Olahraga Prestasi, yang menimbulkan polemik di kalangan pemangku kepentingan olahraga.
 
Setelah menampung berbagai masukan dari banyak pihak, Menpora Erick memutuskan mencabut regulasi tersebut.
 
"Salah satunya adalah deregulasi, ini untuk mempermudah kerja sama dengan stakeholder olahraga dan kepemudaan," ujar Erick Thohir, Selasa (21/10).
 
Sebagai tindak lanjut, Kemenpora kini tengah menyusun peraturan baru menggunakan pendekatan omnibus law. Metode ini diharapkan mampu menghadirkan regulasi yang efisien, efektif, serta adaptif terhadap dinamika zaman.
 
Selain fokus pada pembenahan regulasi, Erick juga menaruh perhatian besar terhadap perbaikan tata kelola dan manajemen internal di lingkungan Kemenpora. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara serta pelaksanaan program strategis.
 
 
Komitmen tersebut ditunjukkan lewat kerja sama aktif dengan sejumlah lembaga negara. Salah satunya melalui pertemuan dengan Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Akhsanul Khaq.
 
"Kami akan terus meningkatkan kerja sama dengan BPK untuk memastikan pengelolaan dana APBN di Kemenpora transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," jelas Erick.
 
Tak berhenti di situ, Erick juga menjalin koordinasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini untuk membahas transformasi birokrasi di Kemenpora.
 
"Pengembangan organisasi olahraga harus berstandar internasional. Kemenpora akan terus meningkatkan profesionalisme dan keterbukaan agar kinerja semakin efisien dan efektif, demi membangun karakter bangsa sekaligus meraih prestasi," kata Erick.
 
Langkah reformasi berlanjut saat Erick bertemu dengan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh. Dalam pertemuan itu, Erick menegaskan arah kebijakan Kemenpora selaras dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo.
 
"Ini bagian dari komitmen kami dalam melakukan transformasi dan reformasi total sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, agar manajemen pemerintahan berjalan efisien dan efektif," pungkasnya.
 
Melalui berbagai langkah ini, Menpora Erick menunjukkan keseriusannya menata ulang ekosistem olahraga dan kepemudaan nasional. bukan hanya demi prestasi, tetapi juga sebagai fondasi pembentukan karakter bangsa yang tangguh dan berdaya saing global.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H