Jaga Kebugaran Bulan Ramadan, Beckham Putra Hindari Masakan Goreng Sebelum Pertandingan

AKURAT.CO, Memasuki fase krusial kompetisi di bulan Ramadan, gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, dihadapkan pada tantangan ganda.
Di satu sisi ia harus menjaga performa di tengah padatnya jadwal pertandingan, di sisi lain ia tetap menjalankan ibadah puasa dengan penuh komitmen.
Selama Ramadan musim ini, Beckham Putra dijadwalkan tampil dalam lima pertandingan penting.
Situasi tersebut menuntut kesiapan fisik dan mental ekstra, terlebih setiap laga memiliki arti besar dalam persaingan menuju papan atas klasemen.
Bagi pemain bernomor punggung tujuh itu, Ramadan bukan sekadar momentum spiritual, tetapi juga ujian profesionalisme sebagai atlet.
Ia menilai kedisiplinan dalam mengatur pola makan dan waktu istirahat menjadi kunci utama agar performanya tetap stabil.
Beckham menyadari bahwa tubuh membutuhkan asupan nutrisi seimbang sebagai sumber energi utama.
Tanpa pengaturan yang tepat, kondisi fisik bisa menurun, terutama ketika harus bertanding dalam keadaan berpuasa atau beberapa jam setelah berbuka.
“Harus jaga makan dan jaga istirahat. Itu jadi tambahan energi. Apalagi di puasa kali ini banyak pertandingan, lima laga penting. Kami harus benar-benar fokus demi meraih hasil maksimal,” ujar Beckham Putra dalam situs resmi klub, Rabu (4/3).
Godaan terbesar justru datang saat waktu berbuka tiba. Beragam hidangan takjil, terutama makanan yang digoreng, kerap menggugah selera.
Namun Beckham memilih untuk tidak tergoda dan tetap berpegang pada prinsip menjaga kebugaran.
Ia menegaskan bahwa keseimbangan gizi lebih penting dibanding sekadar memuaskan selera sesaat.
Menu berbuka maupun sahur disesuaikan dengan kebutuhan tubuh sebagai atlet profesional yang harus tampil konsisten sepanjang 90 menit.
Memasuki tahun kedua menjalani Ramadan bersama sang istri, Beckham mengaku mendapat dukungan penuh dari keluarga dalam menjaga pola hidup sehat.
Meski tersedia hidangan favorit di rumah, ia tetap selektif menentukan porsi dan jenis makanan.
“Masakan spesial istri itu ayam, tapi kalau sudah mendekati pertandingan, saya harus kurangi yang digoreng-goreng. Nanti baru setelah pertandingan selesai, makan bisa agak bebas sedikit. Semoga dengan mengarungi puasa ini bisa bawa berkah dan bisa juara lagi,” katanya.
Baginya, pengorbanan kecil dalam urusan makanan adalah bagian dari tanggung jawab sebagai pemain profesional.
Ia tak ingin performanya menurun hanya karena kurang disiplin dalam mengatur asupan nutrisi.
Beckham pun berharap, keseimbangan antara ibadah dan profesionalisme ini dapat membawa hasil positif bagi tim.
Ia optimistis, dengan fokus dan kerja keras, Persib mampu melewati periode padat Ramadan sekaligus menjaga asa meraih prestasi di akhir musim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









