Pecat Dejan Antonic, Semen Padang Tunjuk Imran Nahumarury Sebagai Nahkoda Anyar

AKURAT.CO, Semen Padang FC mengambil langkah cepat dengan menunjuk Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala yang baru.
Ia dipercaya menakhodai Kabau Sirah menggantikan Dejan Antonic yang sebelumnya diberhentikan manajemen.
Kepastian penunjukan tersebut diumumkan langsung oleh klub melalui akun media sosial resmi mereka pada Kamis (5/3) sore.
Dalam unggahan singkatnya, Semen Padang menyampaikan pesan penyambutan bagi juru taktik anyar tersebut.
“Welcome Coach Imran Nahumarury at SPFC,” tulis Semen Padang melalui akun Instagram resmi klub, Kamis (5/3).
Imran bukan sosok asing di sepakbola nasional. Pelatih asal Maluku itu sebelumnya menukangi Malut United dan berhasil mencatatkan prestasi cukup impresif bersama klub tersebut.
Ia menjadi sosok penting di balik keberhasilan Malut United promosi ke kasta tertinggi kompetisi Indonesia pada musim 2023-2024.
Tak berhenti di situ, pada musim berikutnya tim tersebut juga mampu bersaing di papan atas klasemen.
Meski demikian, perjalanan Imran bersama Malut United tidak berakhir mulus.
Di tengah jeda kompetisi, muncul polemik internal di dalam tim yang membuat hubungan antara pelatih dan manajemen memanas.
Ia disebut-sebut terlibat dalam sejumlah persoalan internal yang dinilai merugikan pemain maupun pihak klub. Di antaranya adalah tuduhan korupsi.
Situasi itu akhirnya membuat kerja sama kedua pihak berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.
Sementara itu, Semen Padang sebelumnya terlebih dahulu memutuskan kerja sama dengan Dejan Antonic pada Kamis (5/3) siang.
Keputusan tersebut diambil setelah performa tim dinilai tidak mengalami perkembangan signifikan.
Antonic sendiri baru bergabung dengan Semen Padang pada 10 Oktober 2025. Ia saat itu ditunjuk untuk menggantikan Eduardo Almeida yang lebih dulu dilepas karena gagal mengangkat performa tim.
Namun perubahan di kursi pelatih belum mampu membawa Kabau Sirah keluar dari tekanan.
Hingga pekan ke-24 Super League 2025-2026, Semen Padang masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara.
Tim asal Sumatera Barat itu baru mengoleksi 17 poin dari 24 pertandingan yang telah dijalani musim ini.
Posisi tersebut membuat mereka berada di zona merah dan terancam turun kasta.
Manajemen berharap kehadiran Imran Nahumarury dapat memberikan energi baru bagi tim dalam upaya keluar dari ancaman degradasi.
Dengan menyisakan sepuluh pertandingan, peluang untuk bertahan di kompetisi tertinggi masih terbuka.
Persaingan di papan bawah sendiri berlangsung sangat ketat. Persis Solo saat ini berada di posisi juru kunci dengan 16 poin, sementara PSBS Biak mengoleksi 18 poin.
Di atas mereka terdapat Persijap Jepara dengan 19 poin dan Madura United yang mengumpulkan 20 poin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






