Akurat
Pemprov Sumsel

Menang Telak, Joan Laporta Kembali Jadi Presiden Barcelona Sampai 2031

Hervin Saputra | 16 Maret 2026, 18:56 WIB
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Jadi Presiden Barcelona Sampai 2031
Joan Laporta (mengangkat tangan) saat merayakan kemenangannya di Pemilihan Presiden Barcelona 2026 di Barcelona, Spanyol, Minggu (15/3/2026). X/FC Barcelona

AKURAT.CO, Joan Laporta resmi terpilih sebagai Presiden Barcelona untuk kali ketiga. Sukses ini dicapai oleh pengacara cum politisi berusia 63 tahun setelah ia memenangi pemilihan pada Minggu (15/3).

Laman resmi Barcelona mengumumkan bahwa Joan Laporta memenangi sebanyak 68,18 persen (32,394 suara). Ia mengalahkan pesaingnya, Victor Font, yang meraih 29.78 persen (14.385 suara).

Joan Laporta menyebut kemenangan ini akan membuat Barcelona “tidak terbendung” di bawah kepemimpinannya sampai 2031. Ia bertekad untuk mempertahankan Barcelona dalam kondisi apapun.

“Ini membuat kami tak terhentikan,” kata Laporta usai pemungutan suara di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, sebagaimana dipetik dari BBC.

“Tahun-tahun menarik terbentang di depan. Akan menjadi yang terbaik dalam hidup kita.”

Laporta sebelumnya sudah dua kali memenangi Pemilihan Presiden Barcelona. Yang pertama pada 2003 di mana ia menjabat sampai 2010. Dan yang kedua pada 2021 ketika klub berada dalam situasi sulit di tengah pandemi Covid-19.

Pemilihan Presiden Barcelona tahun ini digelar tepat di hari pertandingan ke-28 La Liga Spanyol 2025-2026 di mana Barcelona menjamu Sevilla di Stadion Camp Nou.

Barcelona menang dengan skor 5-2 pada laga itu dan di sela-sela pertandingan sejumlah pemain serta Pelatih Hansi Flick turut memberikan suaranya. Flick sendiri mengisyaratkan memberikan dukungan untuk Laporta.

Pemilihan Presiden Barcelona kali ini diwarnai dengan perang kampanye yang cukup tajam. Di antaranya adalah isu legenda hidup mereka, Lionel Messi.

Eks Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mengatakan bahwa Laporta adalah pihak yang menghentikan kepulangan Messi ke Barcelona pada 2023.

Laporta kemudian membantah pernyataan itu dengan mengatakan bahwa Xavi digunakan Victor Font untuk kepentingan kampanye.

Kemenangan telak Laporta pada pemilihan kali ini agaknya dikarenakan keberhasilannya membangkitkan Barcelona dari masa keterpurukan di era pandemi Covid-19.

Di bawah kepemimpinannya, Barcelona meraih dua gelar La Liga Spanyol dan dua trofi Piala Raja. Di tangannya pula Blaugrana melangkah ke semifinal Liga Champions musim lalu yang merupakan semifinal pertama sejak 2019.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.