Imbas Kerusuhan Saat Hadapi Ratchaburi, AFC Jatuhi Sanksi Terhadap Persib Bandung

AKURAT.CO, Sidang Komite Disiplin dan Etika AFC yang digelar pada Rabu (18/3) resmi menjatuhkan sanksi terhadap Persib Bandung.
Hukuman tersebut diberikan kepada Persib Bandung imbas pelanggaran yang terjadi dalam ajang kompetisi antarklub Asia.
Kasus yang berujung sanksi itu terjadi saat Persib menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC, pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026.
Pertandingan itu berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, pada 18 Februari 2026.
Dalam laga tersebut, Persib berhasil meraih kemenangan tipis 1-0. Namun, hasil itu tidak cukup untuk mengubah keadaan setelah mereka kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi FC.
Situasi pertandingan sempat memanas setelah striker Persib asal Brasil, Uilliam Barros, menerima kartu merah di pengujung babak pertama. Ia diusir wasit akibat tekel keras terhadap pemain lawan, Jonathan Khemdee.
Keputusan tersebut membuat Persib harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain.
Meski demikian, Maung Bandung tetap mampu mengamankan kemenangan, walau akhirnya tersingkir dari kompetisi.
Dalam hasil sidang disiplin, AFC menilai pelanggaran yang dilakukan Barros masuk kategori serius.
Federasi sepakbola Asia itu pun menjatuhkan hukuman tambahan kepada pemain berusia 31 tahun tersebut.
"Terdakwa dikeluarkan oleh wasit karena melakukan pelanggaran keras," tulis AFC.
Merujuk pada Pasal 47 Kode Disiplin dan Etik AFC, Barros dinyatakan melakukan pelanggaran serius yang layak mendapatkan hukuman lebih berat. Sanksi diberikan tidak hanya dalam bentuk larangan bermain.
Barros dijatuhi hukuman larangan tampil dalam dua pertandingan di kompetisi antarklub Asia ditambah satu laga akibat akumulasi kartu merah yang diterimanya.
Selain hukuman larangan bermain, ia juga dikenakan denda sebesar US$1.500 atau sekitar Rp25 juta. Denda tersebut wajib dibayarkan maksimal 30 hari setelah keputusan resmi dikeluarkan.
Tak hanya insiden kartu merah, pertandingan tersebut juga diwarnai kericuhan usai laga berakhir. Situasi di stadion sempat tidak terkendali setelah peluit panjang dibunyikan.
Sejumlah suporter Persib yang dikenal dengan sebutan Bobotoh dilaporkan masuk ke dalam lapangan.
Mereka berusaha mengejar wasit Majed Al-Shamrani yang berlari menuju lorong pemain untuk mengamankan diri.
Di sisi lain, para pemain Ratchaburi FC juga memilih segera meninggalkan lapangan dan masuk ke dalam ruang ganti.
Kondisi yang tidak kondusif membuat kedua tim harus mengakhiri laga dengan situasi yang tegang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








