Kembali ke Timnas Indonesia Setelah Absen 2 Tahun, Elkan Baggott Akui Persaingan Makin Ketat

AKURAT.CO, Kembalinya Elkan Baggott ke skuad Timnas Indonesia membawa warna baru di lini pertahanan. Setelah absen selama kurang lebih dua tahun, bek jangkung tersebut langsung dihadapkan pada situasi berbeda, yakni persaingan yang jauh lebih kompetitif.
Momen comeback Elkan Baggott terjadi dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 dan 30 Maret.
Turnamen ini menjadi panggung awal bagi Elkan Baggott untuk kembali menunjukkan kualitasnya bersama skuad Garuda.
Dalam agenda tersebut, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada laga pertama. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (27/3) malam nanti.
Sementara di pertandingan berikutnya, Merah Putih akan berhadapan dengan Bulgaria atau Kepulauan Solomon yang sama-sama menjadi ujian menarik bagi lini belakang tim.
Terakhir kali memperkuat Indonesia di Piala Asia 2023, Baggott merasakan perubahan signifikan dalam komposisi pemain bertahan. Ia menyebut persaingan kini jauh lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya.
Saat masih menjadi bagian dari tim beberapa waktu lalu, Baggott harus bersaing dengan nama-nama seperti Jordi Amat, Rizky Ridho, Wahyu Prasetyo, serta Justin Hubner.
Kini, daftar tersebut semakin panjang dengan kehadiran pemain-pemain yang merumput di Eropa seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk. Kehadiran mereka memberikan dimensi baru bagi kekuatan lini belakang Garuda.
Jay Idzes diketahui bermain di kompetisi kasta tertinggi Italia bersama Sassuolo. Sementara Kevin Diks berkarier di Jerman bersama Borussia Monchengladbach, dan Calvin Verdonk tampil di Prancis memperkuat Lille.
Baggott pun tidak menampik bahwa masuknya nama-nama tersebut membuat persaingan semakin sengit. Ia melihat kondisi ini sebagai sesuatu yang positif, bukan ancaman bagi posisinya.
"Terkait persaingan, memang benar sekarang persaingannya jauh lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Namun, kita adalah sebuah negara dan tim nasional yang sedang berusaha mencapai hal-hal yang lebih besar dan lebih baik. Untuk mewujudkan itu, Anda memang membutuhkan kualitas pemain yang lebih tinggi," kata Elkan Baggott.
Bek yang memperkuat Ipswich Town itu menilai atmosfer kompetitif justru menjadi motivasi tambahan bagi dirinya dan rekan-rekan setim untuk berkembang lebih jauh.
"Bersaing dengan rekan-rekan yang juga bermain di lima liga top Eropa diharapkan dapat memacu saya dan yang lainnya untuk saling meningkatkan level permainan," kata Baggott.
Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas individu akan berdampak langsung terhadap performa tim secara keseluruhan, termasuk dalam upaya mendongkrak posisi Indonesia di ranking dunia.
"Dengan begitu, kami bisa tampil lebih maksimal dan meraih hasil yang terus memperbaiki peringkat FIFA negara ini. Harapannya, di masa depan kami bisa lolos ke Piala Dunia dan meraih pencapaian-pencapaian besar lainnya," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







