Barcelona Ditaklukkan Atletico Madrid di Kandang, Lamine Yamal Disebut Berjuang 'Sendirian'
AKURAT.CO, Lamine Yamal menjadi salah satu pokok pembicaraan sehubungan kekalahan Barcelona atas Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions 2025-2026.
Fakta sudah memastikan bahwa Barcelona takluk 0-2 atas Atletico Madrid pada pertandingan di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Rabu (8/4/2026), itu. Namun, pujian mengalir untuk Lamine Yamal yang bermain di sisi sayap Barcelona.
Salah satunya adalah eks pemain Manchester City dan Tim Nasional Inggris, Micah Richards, yang mengatakan bahwa orang yang mengatakan Lamine Yamal bermain buruk di laga semalam tidak cocok menonton sepakbola.
Menurut Micah Richards, Yamal bermain sensasional dalam kekalahan atas Atletico. Hanya saja, kata Richards, usaha yang dilakukan pesepakbola berusia 18 tahun itu tak diimbangi oleh rekan setimnya.
“Mari jujur, menyakitkan bagi saya untuk mengatakan ini, rekan setimnya mengecewakan dia. Dia memberikan keajaiban, kerlip sinar, dan (pemain) lain? Mereka terjebak di gigi kedua,” kata Richards sebagaimana dipetik dari AS.
“Adalah tidak adil penampilan luar biasa seperti itu berakhir dengan kekalahan karena yang lain tidak bisa menyamai levelnya. Kita menyaksikan kehebatan, dan kita harus mulai menghargainya.”
Mantan pemain Barcelona dan Arsenal, Thierry Henry, bicara senada. Menurutnya, Yamal kecewa dengan kekalahan versus Atleti karena ia sudah memberikan semuanya dalam pertandingan.
“Lamine Yamal jelas rontok. Dia memberikan semuanya, mengusahakan semua yang dia bisa. Tetapi mereka mengecewakan dia,” kata Henry.
Adapun legenda sepakbola Belanda yang juga pernah melatih Barcelona, Ronald Koeman, menyebut bahwa mantan tim asuhannya itu saat ini terlalu bergantung dengan Yamal dan Raphinha.
Menurut Koeman, jika dua pemain tersebut sedang tidak tampil baik, permainan tim secara keseluruhan ikut menurun. Hanya Marcus Rashford, kata Koeman, yang turut membantu Yamal di laga kontra Atletico.
“Saat ini, keseluruhan sistem tampaknya terlalu bergantung pada Raphinha dan Lamine Yamal,” kata Koeman.
“Ketika dua orang ini tidak sepenuhnya terlibat atau tidak dalam kondisi terbaik, tim kehilangan kreatifitas, irama, dan kepercayaan diri.”
Adapun Yamal melalui akun media sosialnya menegaskan bahwa Barcelona akan bangkit di leg kedua melawan Atletico Madrid. Barcelona akan melawan ke kandang Atletico pada Selasa (14/4/2026).
“Ini belum selesai, culers. Kami akan memberikan semuanya untuk membalikkan keadaan. Ayo bersatu, selalu,” tulis Yamal di akun Instagramnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









