Persebaya Tersingkir dari Perburuan Gelar, Bernardo Tavares Pilih Fokus Evaluasi Tim

AKURAT.CO, Harapan Persebaya Surabaya untuk bersaing dalam perebutan gelar Super League Indonesia musim ini dipastikan kandas. Kekalahan telak dari rival membuat peluang Bajul Ijo tertutup secara matematis.
Hasil minor tersebut terjadi usai Persebaya takluk 0-3 dari Persija Jakarta pada laga pekan ke-27 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi tim asal Jawa Timur tersebut. Tambahan kekalahan membuat Persebaya tertahan di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 42 poin.
Dengan hanya tujuh pertandingan tersisa, peluang untuk mengejar pemuncak klasemen praktis sudah tidak mungkin.
Menanggapi situasi tersebut, Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memilih bersikap realistis. Ia menegaskan tidak ingin memberikan janji-janji berlebihan kepada para suporter di tengah kondisi tim saat ini.
"Saat saya datang, saya tidak pernah menjanjikan kepada siapa pun bahwa kami akan menjadi juara, termasuk untuk masa depan," ujar Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa sejak awal kedatangannya, fokus utama adalah memberikan kontribusi nyata bagi tim, bukan sekadar membangun ekspektasi tinggi tanpa dasar yang kuat.
Kini, Bernardo Tavares mengalihkan perhatian pada evaluasi menyeluruh terhadap performa tim. Ia ingin memanfaatkan sisa pertandingan musim ini sebagai bahan pembenahan untuk menyongsong kompetisi berikutnya.
"Untuk pertanyaan tentang musim depan, kami memang mencoba mempersiapkannya," lanjutnya.
Meski peluang juara telah tertutup, Tavares menekankan pentingnya menjaga profesionalisme. Ia meminta para pemain tetap tampil maksimal dalam setiap laga yang tersisa.
Menurutnya, sisa kompetisi harus dimanfaatkan untuk menunjukkan komitmen dan kualitas, bukan justru kehilangan motivasi karena target utama sudah tidak tercapai.
"Tapi kami tidak boleh melupakan bahwa masih ada pertandingan tersisa musim ini," tegasnya.
Tavares juga memberi sinyal bahwa laga-laga ke depan akan menjadi ajang evaluasi individu bagi para pemain. Penampilan mereka akan menjadi pertimbangan penting untuk komposisi tim musim depan.
"Jadi kita lihat saja di latihan dan pertandingan berikutnya, karena hari ini ada beberapa pemain yang tidak menunjukkan performa seperti yang saya harapkan," ungkapnya.
Sebagai informasi, Tavares didatangkan manajemen Persebaya pada pertengahan musim dengan harapan mampu mengangkat performa tim yang sempat terpuruk.
Sempat menunjukkan tren positif di awal masa kepemimpinannya, Persebaya kembali dihantui masalah inkonsistensi. Hal itu yang akhirnya membuat mereka gagal bertahan dalam persaingan papan atas hingga akhir musim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




