Akurat
Pemprov Sumsel

Piala AFF U-17: Indonesia Lawan Malaysia, Kurniawan Tak Ingin Pemainnya Andalkan Kemenangan Laga Pertama

Zainal Hasan | 14 April 2026, 20:58 WIB
Piala AFF U-17: Indonesia Lawan Malaysia, Kurniawan Tak Ingin Pemainnya Andalkan Kemenangan Laga Pertama
Pesepakbola Timnas Indonesia U-17 mengikuti latihan menjelang laga Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (12/4/2026). ANTARA/Rizal Hanafi

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengingatkan anak asuhnya untuk tetap waspada jelang laga penting melawan Malaysia.

Ia menegaskan bahwa hasil pertandingan sebelumnya tidak boleh menjadi tolok ukur kekuatan lawan.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul hasil kontras yang diraih kedua tim di laga pembuka Piala AFF U-17 2026.

Indonesia sukses menang meyakinkan, sementara Malaysia harus menelan kekalahan telak.

Pada pertandingan pertama, Malaysia takluk 0-4 dari Vietnam. Di sisi lain, Garuda Muda tampil impresif dengan skor identik saat mengalahkan Timor Leste.

Meski demikian, Kurniawan menilai kondisi tersebut justru bisa menjadi jebakan bagi timnya. Ia tidak ingin para pemain terlena oleh kemenangan besar yang baru saja diraih.

Menurutnya, euforia berlebihan berpotensi menurunkan fokus tim. Karena itu, ia terus menanamkan pentingnya menjaga konsentrasi sejak awal turnamen.

"Sejak pertama saya bergabung, hal ini selalu saya tekankan dan tidak pernah bosan saya ingatkan kepada para pemain," ujar Kurniawan dalam keterangan resminya.

Ia juga menegaskan bahwa kemenangan harus tetap disyukuri secara proporsional. Fokus utama tim, kata dia, adalah mempersiapkan diri untuk laga berikutnya.

"Kemenangan tadi patut kita syukuri, tapi merayakannya harus sewajarnya," tambahnya.

Pertandingan antara Indonesia dan Malaysia akan menjadi laga kedua garup A yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026).

Duel ini diprediksi berlangsung ketat meski kedua tim datang dengan hasil berbeda.

Kurniawan Dwi Yulianto menegaskan bahwa kekalahan besar yang dialami Malaysia tidak mencerminkan kualitas sesungguhnya. Ia menyebut lawan memiliki sistem pembinaan yang matang.

Malaysia dikenal memiliki program pengembangan pemain muda yang terstruktur melalui Akademi Mokhtar Dahari. Hal itu membuat mereka tetap berbahaya di setiap pertandingan.

Selain itu, Kurniawan juga mengaku mengenal sosok pelatih Malaysia, Shukor Adan, serta direktur teknik Ong Kim Swee. Pengalaman tersebut membuatnya memahami karakter permainan lawan.

Dengan segala pertimbangan itu, ia memastikan timnya akan tetap menghormati Malaysia. Namun, target utama tetap meraih tiga poin.

"Kita tetap respek kepada Malaysia, tapi kita akan berjuang habis-habisan untuk mendapatkan tiga poin," tegasnya.

Laga ini akan menjadi ujian konsistensi bagi Garuda Muda. Kemenangan bukan hanya soal kualitas, tetapi juga kesiapan mental dalam menghadapi tekanan pertandingan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.