Soal Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia Jika Iran Mundur, Ini Respons Erick Thohir

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya angkat bicara terkait rumor yang menyeret Timnas Indonesia dalam skenario play-off darurat menuju Piala Dunia 2026.
Isu tersebut mencuat setelah beredar kabar bahwa slot milik Iran berpotensi diperebutkan kembali.
Namun demikian, Erick Thohir.menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari FIFA terkait wacana tersebut.
Ia memilih bersikap hati-hati dan tidak ingin berspekulasi lebih jauh tanpa dasar yang jelas.
"Saya belum dapat black and white-nya dari FIFA, jadi saya tidak berani berasumsi yang tidak pasti gitu," ujar Erick Thohir saat ditemui di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Rumor mengenai adanya babak play-off tambahan ini pertama kali diangkat oleh jurnalis ESPN, Luiz Carlos Largo.
Melalui akun X pribadinya, ia menyebut skenario tersebut tengah dipertimbangkan sebagai langkah antisipasi apabila Timnas Iran memutuskan mundur dari turnamen.
Situasi geopolitik antara Iran dan tuan rumah Amerika Serikat disebut-sebut menjadi latar belakang munculnya wacana tersebut.
Jika hal itu benar terjadi, maka FIFA berpotensi membuka kembali satu slot yang sebelumnya sudah diamankan Iran.
Dalam unggahannya, Largo juga menyebut bahwa peluang ini bisa menghidupkan harapan negara-negara yang sebelumnya gagal di kualifikasi, termasuk Timnas Italia dan Timnas Indonesia.
"Timnas Italia masih punya kesempatan meraih satu tiket terakhir untuk tampil di Piala Dunia 2026," tulis Luiz Carlos Largo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa FIFA tengah mengkaji format play-off khusus yang akan melibatkan empat tim, terdiri dari dua wakil Eropa (UEFA) dan dua dari Asia (AFC).
Nantinya, keempat tim tersebut akan memperebutkan satu tiket tersisa.
Menurut Largo, rencana ini masih bersifat dinamis dan belum menjadi keputusan final.
FIFA disebut masih membuka berbagai kemungkinan hingga batas waktu tertentu sebelum menetapkan sikap resmi.
"FIFA sedang mempelajari kemungkinan menggelar play-off tambahan yang diikuti dua tim dari Eropa dan dua tim dari Asia, untuk berjaga-jaga seandainya Timnas Iran mundur dari turnamen. Kemungkinan ini masih terjadi setidaknya hingga tanggal 30 April," jelasnya.
Seiring mencuatnya isu tersebut, sejumlah negara mulai dikaitkan sebagai kandidat peserta.
Dari Eropa, nama seperti Italia, Polandia, Kosovo, hingga Denmark masuk dalam pembahasan.
Sementara dari Asia, Uni Emirat Arab, Oman, dan Timnas Indonesia disebut berada dalam radar.
Meski demikian, kabar tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari FIFA.
Bahkan Presiden FIFA, Gianni Infantino, justru menyatakan keyakinannya bahwa Iran tetap akan tampil di Piala Dunia 2026.
"Timnas Iran pasti main di Piala Dunia," kata Infantino.
Ia menambahkan bahwa pihaknya berharap situasi tetap kondusif sehingga seluruh tim yang telah lolos dapat berpartisipasi tanpa hambatan.
"Tentu saja kami berharap situasinya nanti akan tenang-tenang saja. Itu akan sangat membantu. Tapi tentu saja Iran akan datang. Mereka mewakili rakyat mereka. Mereka sudah lolos. Para pemain ingin bermain," ujarnya.
Sebagai informasi, Iran dijadwalkan tergabung di grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru pada Piala Dunia 2026.
Seluruh pertandingan fase grup Iran akan berlangsung di Amerika Serikat.
Dengan belum adanya kepastian resmi, peluang Timnas Indonesia untuk tampil melalui jalur play-off darurat masih sebatas spekulasi.
PSSI pun memilih menunggu kejelasan dari FIFA sebelum mengambil sikap lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








