Promosi ke Kasta Tertinggi, Garudayaksa Bantah Disebut Tim 'Kemarin Sore'

AKURAT.CO, Garudayaksa FC memastikan diri naik kasta ke Super League musim 2026-2027 setelah menuntaskan perjuangan di Championship musim 2025-2026.
Kepastian itu diraih usai kemenangan 3-1 atas Persikad Depok dalam laga penentu yang digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (2/5/2026).
Usai pertandingan, jajaran manajemen Garudayaksa menggelar konferensi pers untuk menjelaskan perjalanan tim hingga mencapai titik ini.
Hadir dalam kesempatan tersebut CEO Muhammad Reza Anugrah, COO Derry Hidayat, serta pembina klub Danang Wicaksana Sulistya.
Dalam pemaparannya, Derry Hidayat menanggapi anggapan publik yang menyebut Garudayaksa sebagai tim instan atau bayi ajaib karena mampu promosi hanya dalam satu musim di Championship.
Menurutnya, label tersebut tidak sepenuhnya tepat. Ia menegaskan bahwa fondasi tim sudah dibangun sejak lama, bahkan sebelum klub berganti identitas menjadi Garudayaksa FC.
Derry menjelaskan bahwa dirinya bersama Reza Anugrah telah lebih dulu mengelola PSKC Cimahi, klub yang kemudian diakuisisi dan menjadi cikal bakal Garudayaksa pada 2025.
Perjalanan bersama PSKC tidak selalu mulus. Derry mengungkapkan bahwa tim sempat berada di situasi sulit dan hampir terdegradasi ke kasta ketiga sebelum akhirnya mampu bertahan.
"Banyak yang bilang kami tim baru yang langsung promosi. Padahal kami melalui proses panjang sejak masih bersama PSKC Cimahi, bahkan sempat hampir turun kasta," ujar Derry di Stadion Pakansari, akhir pekan kemarin.
Setelah melewati masa sulit tersebut, manajemen melakukan evaluasi besar-besaran. Hampir seluruh komposisi tim dirombak demi membangun skuad yang lebih kompetitif.
Langkah itu mulai menunjukkan hasil pada musim berikutnya. Garudayaksa mampu menembus babak delapan besar dan nyaris melaju ke semifinal, meskipun akhirnya terhenti oleh persaingan ketat di fase grup.
Transformasi semakin jelas ketika proses akuisisi resmi dilakukan pada 2025. Saat itu, kolaborasi yang sebelumnya terjalin melalui akademi berkembang menjadi langkah profesional dengan identitas baru.
Derry menegaskan bahwa perubahan nama dan homebase bukan berarti menghapus sejarah lama. Ia menyebut sebagian besar struktur manajemen tetap dipertahankan sebagai bagian dari kesinambungan klub.
Selain itu, Garudayaksa juga didukung fasilitas yang mumpuni, termasuk lapangan berstandar internasional dan sarana pengembangan pemain muda melalui akademi.
Menurut Derry, kombinasi antara pengalaman manajemen lama dan dukungan infrastruktur modern menjadi kunci penting dalam mempercepat perkembangan tim.
"Ini bukan proses instan. Kami hanya melanjutkan fondasi yang sudah ada, lalu mengembangkannya dengan pendekatan yang lebih profesional," jelasnya.
Dengan keberhasilan promosi ini, Garudayaksa FC kini menatap tantangan baru di Super League musim depan. Manajemen pun bertekad menjaga konsistensi agar mampu bersaing di level tertinggi sepakbola nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






